Skip to main content

Manfaat Cek Ongkir Otomatis di Website Toko Online

• 4 menit

Cek ongkir otomatis membuat pembeli tahu total biaya sebelum checkout, mengurangi chat berulang soal ongkos kirim, dan memudahkan pengelolaan pesanan.

Cek ongkir otomatis di halaman checkout website toko online

Ongkos Kirim adalah Pertanyaan yang Selalu Muncul

Siapa pun yang pernah mengelola toko online tahu pertanyaan ini: “Ongkirnya ke kota saya berapa, kak?” Pertanyaan itu datang setiap hari, dari pembeli yang berbeda, untuk produk yang berbeda. Admin harus menanyakan alamat, menghitung berat, mengecek tarif, lalu membalas. Sering kali, setelah semua itu, pembeli tidak jadi membeli.

Toko online yang dibangun di website sendiri bisa menghilangkan sebagian besar percakapan tersebut dengan fitur cek ongkir otomatis. Fitur ini menghitung ongkos kirim langsung di halaman checkout berdasarkan alamat tujuan dan berat pesanan, memakai data tarif dari layanan pengiriman yang terhubung. Gambaran tentang apa saja yang dibutuhkan website toko online ada di website e-commerce.

Pembeli Tahu Total Biaya Sebelum Checkout

Ongkos kirim yang baru diketahui di akhir adalah salah satu alasan paling umum pembeli meninggalkan keranjang belanja. Harga produk terlihat menarik, tetapi setelah ditambah ongkir, totalnya melampaui yang dibayangkan. Pembeli merasa seperti dikejutkan, lalu menutup halaman.

Cek ongkir otomatis membuat biaya itu terlihat sejak awal. Begitu alamat diisi, pembeli langsung melihat pilihan kurir, tarif, dan perkiraan waktu sampai. Mereka bisa memilih pengiriman yang lebih murah atau lebih cepat sesuai kebutuhan, dan total yang dibayar sudah jelas sebelum menekan tombol bayar.

Keterbukaan ini penting bagi pembeli yang berada jauh dari lokasi toko. Pembeli di luar Jawa, misalnya, sudah terbiasa dengan ongkir yang lebih mahal. Yang membuat mereka ragu bukan besarnya ongkir, melainkan ketidakpastian. Angka yang langsung muncul menghapus keraguan itu.

Mengurangi Chat yang Menguras Waktu Admin

Setiap pertanyaan ongkir lewat chat menyita beberapa menit. Kalau dalam sehari ada puluhan pertanyaan serupa, waktu admin habis untuk pekerjaan yang sebenarnya bisa dikerjakan sistem. Waktu itu seharusnya dipakai untuk menjawab pertanyaan yang benar-benar membutuhkan manusia, seperti rekomendasi produk atau keluhan pesanan.

Ada juga masalah kecepatan. Pembeli yang bertanya ongkir di malam hari mungkin baru mendapat jawaban keesokan paginya. Dalam rentang itu, mereka bisa saja sudah membeli di toko lain yang ongkirnya langsung terlihat. Fitur otomatis bekerja kapan pun pembeli membuka website, termasuk di luar jam kerja.

Bukan berarti chat tidak diperlukan lagi. Pembeli tetap bisa bertanya tentang hal lain. Tetapi pertanyaan yang jawabannya pasti dan bisa dihitung sebaiknya dijawab oleh website, bukan oleh admin.

Pesanan dan Pengiriman Dikelola dari Satu Tempat

Ketika ongkir dihitung di website, data pengiriman ikut tersimpan bersama pesanan: alamat lengkap, kurir yang dipilih, layanan pengiriman, dan biayanya. Tim gudang tidak perlu menyalin alamat dari percakapan chat yang kadang ditulis tidak lengkap atau tercampur dengan pesan lain.

Semua pesanan bisa dilihat dalam satu daftar, dipilah berdasarkan status atau kurir. Pada banyak integrasi, nomor resi bisa dimasukkan ke pesanan sehingga pembeli dapat memantau pengirimannya sendiri. Pertanyaan “paket saya sudah sampai mana?” pun ikut berkurang.

Pencatatan yang rapi juga membantu saat ada masalah. Kalau paket salah alamat atau pembeli komplain soal ongkir, datanya tersedia di pesanan, bukan tersebar di riwayat chat yang harus dicari satu per satu.

Pastikan Berat Produk Terisi dengan Benar

Satu hal yang sering menjadi sumber masalah adalah data berat produk. Cek ongkir otomatis menghitung tarif dari berat yang Anda isi di setiap produk. Kalau beratnya terlalu kecil, ongkir yang dibayar pembeli lebih rendah dari tarif sebenarnya, dan selisihnya menjadi tanggungan toko. Kalau terlalu besar, pembeli membayar lebih mahal dan bisa batal membeli.

Timbang produk beserta kemasannya sebelum mengisi data, dan perhatikan produk berukuran besar yang tarifnya bisa dihitung dari volume, bukan hanya berat. Pengaturan pendukung toko online berbasis WordPress bisa Anda baca di plugin toko online WordPress.

Roofel membangun website toko online dengan integrasi ongkir yang diuji ke beberapa tujuan sebelum toko dibuka. Kalau bisnis Anda belum butuh checkout, lihat dulu jenis website untuk bisnis yang lain.