Skip to main content

Digital Marketing Adalah: Pengertian, Tujuan, dan Strategi Dasarnya

Digital marketing adalah pemasaran produk atau jasa lewat kanal digital. Pahami pengertian, tujuan, komponen, dan strategi dasarnya di satu halaman.

Digital Marketing Adalah: Pengertian, Tujuan, dan Strategi Dasarnya

Halaman ini menjelaskan digital marketing dari dasar: pengertiannya, apa tujuannya bagi sebuah bisnis, kanal apa saja yang termasuk di dalamnya, dan strategi dasar yang biasanya dijalankan lebih dulu.

Pengertian Digital Marketing

Digital marketing adalah kegiatan memasarkan produk, jasa, atau merek melalui kanal digital — mesin pencari, media sosial, email, situs web, dan aplikasi — sehingga pesannya sampai ke orang yang sedang berada di kanal tersebut.

Istilah lain yang merujuk pada hal yang sama adalah pemasaran digital, digital media marketing, dan online marketing. Dalam praktik sehari-hari ketiganya tidak dibedakan.

Perbedaannya dengan pemasaran konvensional bukan terletak pada medianya saja, melainkan pada dua hal:

  • Aktivitasnya terukur. Setiap tayangan, klik, dan pembelian bisa dilacak sampai ke sumbernya. Baliho di pinggir jalan tidak bisa memberi tahu berapa orang yang datang karenanya.
  • Sasarannya bisa dipersempit. Audiens dapat dipilih berdasarkan lokasi, usia, minat, sampai kata kunci yang mereka ketik — bukan disiarkan ke semua orang sekaligus.

Tujuan dan Fungsi Digital Marketing

Tujuan digital marketing adalah membawa calon pembeli melewati tiga tahap: mengenal, mempertimbangkan, lalu membeli. Hampir semua kegiatannya bisa diletakkan pada salah satu tahap tersebut.

  • Membangun kesadaran merek — membuat orang tahu bahwa produk Anda ada. Ukurannya adalah jangkauan dan brand awareness.
  • Menarik kunjungan — mendatangkan orang ke situs atau akun bisnis, lewat pencarian, konten, maupun iklan.
  • Membangun kepercayaan — menjawab keraguan calon pembeli sebelum mereka bertanya, umumnya lewat konten dan ulasan.
  • Mendorong konversi — mengubah pengunjung menjadi prospek atau pembeli.
  • Mempertahankan pelanggan — menjaga hubungan setelah transaksi pertama, karena penjualan berikutnya jauh lebih murah biayanya.

Fungsi ini berlaku sama untuk perusahaan besar maupun UMKM. Yang membedakan hanya skala anggaran dan jumlah kanal yang sanggup dijalankan.

Komponen dan Kanal Digital Marketing

Digital marketing bukan satu kegiatan tunggal, melainkan gabungan beberapa kanal yang saling menopang. Berikut kanal yang paling umum dipakai:

  • SEO — mengupayakan halaman muncul di hasil pencarian tanpa membayar per klik. Kanal paling lambat, tetapi hasilnya menumpuk. Dasarnya dibahas di apa itu SEO.
  • Content marketing — memproduksi artikel, video, atau panduan yang menjawab kebutuhan audiens. Content marketing menjadi bahan bakar untuk hampir semua kanal lain.
  • Social media marketing — memakai platform media sosial untuk membangun perhatian dan interaksi. Cakupannya cukup luas sehingga punya pembahasan tersendiri di social media marketing.
  • Email marketing — komunikasi langsung ke daftar kontak yang sudah bersedia dihubungi.
  • Iklan berbayar (SEM dan PPC) — membeli penempatan di hasil pencarian atau platform iklan, dengan biaya dihitung per klik. Mekanismenya diuraikan di SEM.
  • Affiliate marketing — bekerja sama dengan pihak lain yang dibayar komisi per penjualan. Cara kerjanya dijelaskan di pengertian affiliate marketing.
  • Mobile marketing — menjangkau pengguna lewat perangkat seluler, termasuk aplikasi dan pesan singkat.

Tidak ada bisnis yang wajib memakai semuanya. Kanal dipilih berdasarkan di mana audiensnya berada.

Strategi Dasar Digital Marketing

Strategi dasar digital marketing terdiri dari enam langkah: menentukan tujuan, mengenali audiens, memilih kanal, menyiapkan konten, menjalankan secara konsisten, lalu mengukur dan memperbaiki. Urutannya penting, karena kesalahan paling sering terjadi ketika langkah pertama dilewati.

  1. Tentukan tujuan yang terukur. “Menaikkan penjualan” terlalu kabur. “Menambah 50 prospek per bulan dari pencarian” bisa dinilai berhasil atau tidak.
  2. Kenali audiens. Siapa yang membeli, masalah apa yang mereka cari solusinya, dan di kanal mana mereka menghabiskan waktu.
  3. Pilih kanal seperlunya. Satu atau dua kanal yang dikerjakan tuntas lebih sering berhasil daripada lima kanal yang berhenti di tengah jalan.
  4. Siapkan konten dan penawaran. Setiap kanal membutuhkan bahan: halaman produk, artikel, unggahan, atau materi iklan.
  5. Jalankan secara konsisten. Sebagian besar kanal digital baru memperlihatkan pola setelah beberapa bulan berjalan, bukan beberapa minggu.
  6. Ukur dan perbaiki. Lihat angka mana yang bergerak, hentikan yang tidak menghasilkan, perbesar yang berhasil.

Enam langkah ini berlaku untuk kanal apa pun. Yang berubah hanya isinya.

Pertanyaan Umum Seputar Digital Marketing

Apa bedanya digital marketing dan pemasaran tradisional?

Bedanya ada pada keterukuran dan penargetan, bukan sekadar pada medianya. Pemasaran tradisional menyiarkan pesan ke khalayak luas tanpa bisa memastikan siapa yang menerimanya, sementara digital marketing memungkinkan audiens dipilih dan hasilnya dihitung sampai ke tiap klik.

Apakah digital marketing sama dengan social media marketing?

Tidak sama. Social media marketing adalah salah satu kanal di dalam digital marketing. Kanal lain seperti SEO, email, dan iklan berbayar berada di payung yang sama dan sering dijalankan berdampingan.

Berapa lama digital marketing mulai memberi hasil?

Tergantung kanalnya. Iklan berbayar bisa mendatangkan kunjungan pada hari pertama dan berhenti begitu anggarannya habis. SEO dan content marketing umumnya baru terbaca setelah beberapa bulan, tetapi hasilnya tidak langsung hilang saat pengerjaannya berhenti.

Apa yang sebaiknya dikerjakan lebih dulu oleh bisnis kecil?

Mulai dari satu kanal yang paling dekat dengan cara pembeli Anda mencari. Jika calon pelanggan mengetik nama produk di Google, dahulukan situs dan pencarian. Jika mereka lebih banyak menemukan produk lewat unggahan orang lain, dahulukan media sosial. Untuk jalur pencarian, pengerjaannya bisa dicicil sendiri atau diserahkan ke jasa SEO kalau waktu dan tenaganya terbatas.