Pengertian Mobile Marketing
Mobile marketing adalah pemasaran yang menjangkau orang lewat perangkat seluler, seperti smartphone dan tablet, melalui website, aplikasi, pesan, dan iklan yang dirancang untuk layar kecil. Mobile marketing termasuk salah satu kanal dalam digital marketing.
Bedanya dengan pemasaran digital di desktop terletak pada konteks pemakaian. Ponsel dipakai sambil bepergian, dalam waktu singkat, dan hampir selalu dibawa. Karena itu, pesan mobile marketing perlu cepat dipahami, mudah diklik dengan jempol, dan sering kali terkait lokasi pengguna.
Jenis-Jenis Mobile Marketing
Jenis mobile marketing yang paling umum adalah website mobile-friendly, iklan media sosial, pesan langsung, push notification, iklan di dalam aplikasi, dan pemasaran berbasis lokasi. Setiap jenis punya biaya dan cara kerja yang berbeda.
- Website mobile-friendly. Website yang tampil rapi dan cepat di ponsel. Ini fondasi semua jenis lain, karena iklan dan pesan biasanya berujung ke website. Google juga menilai website dari versi mobile-nya, seperti dijelaskan di mobile-first indexing.
- Iklan media sosial. Instagram, TikTok, dan Facebook terutama diakses lewat ponsel, sehingga iklannya otomatis menjadi bagian dari mobile marketing. Format vertikal seperti Reels dan Stories dibuat khusus untuk layar ponsel.
- Pesan langsung. SMS dan WhatsApp Business dipakai untuk promo, pengingat, dan konfirmasi pesanan. Pesan seperti ini hanya pantas dikirim ke orang yang sudah setuju dihubungi.
- Push notification. Pesan singkat yang muncul di layar dari aplikasi yang sudah diinstal pengguna. Jenis ini hanya tersedia bagi bisnis yang punya aplikasi sendiri.
- Iklan di dalam aplikasi. Banner atau video yang tampil di aplikasi lain, misalnya game, lewat jaringan iklan seperti Google AdMob.
- Pemasaran berbasis lokasi. Iklan atau promo yang ditargetkan berdasarkan lokasi pengguna, misalnya radius beberapa kilometer dari toko. Profil Google Business yang lengkap juga membuat bisnis muncul saat orang mencari tempat terdekat di Google Maps.
Kenapa Mobile Marketing Penting
Mobile marketing penting karena sebagian besar orang di Indonesia mengakses internet, mencari produk, dan berbelanja lewat ponsel. Bisnis yang website atau materinya sulit dipakai di ponsel kehilangan calon pembeli di titik paling awal.
Ponsel juga membuat jarak antara melihat dan membeli menjadi pendek. Orang bisa melihat iklan, membuka website, lalu menghubungi bisnis lewat WhatsApp dalam beberapa menit. Setiap langkah yang menyulitkan di layar kecil, misalnya formulir yang terlalu panjang atau tombol yang terlalu kecil, langsung mengurangi jumlah orang yang sampai ke tahap akhir.
Contoh Mobile Marketing untuk Bisnis
Contoh mobile marketing yang paling mudah dijalankan bisnis adalah menghubungkan iklan media sosial, website mobile-friendly, dan tombol WhatsApp dalam satu alur.
Contohnya, sebuah toko kue menayangkan iklan Reels ke orang dalam radius kota, mengarahkan klik ke halaman pesanan yang ringan di ponsel, lalu menerima pesanan lewat tombol WhatsApp. Pelanggan yang sudah membeli kemudian mendapat pesan pengingat menjelang hari raya, karena sudah setuju dihubungi.
Kesalahan yang paling sering terjadi adalah mengirim terlalu banyak pesan promo. Ponsel adalah perangkat pribadi, sehingga pesan yang terlalu sering lebih cepat dianggap mengganggu dibanding iklan di kanal lain. Langkah penerapan untuk usaha yang melayani pelanggan di sekitarnya ada di strategi mobile marketing untuk bisnis lokal.