PPC Adalah, Pengertian dan Cara Menggunakannya | Update Terbaru

Yuda Prima Jasa
PPC Adalah, Pengertian dan Cara Menggunakannya

PPC atau Pay Per Click adalah model periklanan digital di mana pengiklan membayar platform periklanan seperti Google.


Pengertian PPC

PPC atau Pay Per Click adalah model periklanan digital di mana pengiklan membayar platform periklanan (seperti Google Ads atau Facebook Ads) setiap kali iklan mereka diklik oleh pengguna. PPC merupakan salah satu model periklanan paling populer di dunia digital saat ini.

Cara kerja PPC adalah pengiklan pertama kali harus membuat kampanye iklan di platform PPC seperti Google Ads. Kemudian, mereka menentukan kata kunci yang relevan yang ingin mereka target. Setiap kali seseorang mencari salah satu kata kunci tersebut, iklan pengiklan akan ditampilkan. Jika pengguna mengklik iklan, pengiklan dikenai biaya dan pengunjung diarahkan ke situs web mereka.

Jika PPC adalah cara mendatangkan traffic dengan berbayar, untuk mendatangkan traffic organic anda bisa menggunakan teknik SEO, SEO adalah Singkatan dari Search engine optimization, yaitu teknik optimasi website untuk mendatangkan kunjungan secara alami.

Jika dalam mengiklankan website anda di Google bisa menggunakan jasa digital marketing, Perusahaan profesional yang khusus mengoptimasi SEO biasa disebut SEO agency atau jasa SEO

Jadi intinya, PPC bekerja dengan menampilkan iklan kepada pengguna yang mencari produk/layanan tertentu, dan pengiklan hanya membayar jika iklan benar-benar menarik perhatian dan diklik oleh pengguna. Ini memberikan kontrol lebih besar dan akuntabilitas iklan bagi pengiklan.

Baca artikel tentang Pengertian Digital Marketing

Manfaat PPC

PPC atau Pay Per Click memiliki beberapa manfaat yang membuatnya menjadi salah satu metode marketing online paling populer. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari PPC:

Meningkatkan Visibilitas Website

Salah satu keunggulan terbesar PPC adalah kemampuannya untuk meningkatkan visibilitas website dengan cepat. Iklan PPC akan muncul pada hasil pencarian teratas di mesin pencari seperti Google setiap kali ada pengguna mencari kata kunci yang relevan. Ini membantu website mendapatkan exposure yang lebih besar di hadapan calon pelanggan potensial.

Meningkatkan Traffic dan Leads

PPC adalah salah satu cara paling efektif untuk mengarahkan traffic dan leads yang berkualitas tinggi ke website. Karena iklan ditampilkan kepada orang-orang yang secara aktif mencari produk atau layanan yang ditawarkan, PPC dapat menghasilkan tingkat konversi yang jauh lebih tinggi dibandingkan metode pemasaran lainnya. Traffic dan leads yang dihasilkan juga cenderung lebih relevan.

Biaya Terukur dan Terkontrol

Salah satu keunggulan PPC adalah biayanya yang terukur dan terkontrol. Pemasar hanya akan dikenai biaya jika pengguna mengklik iklan PPC mereka. Ini berarti Anda hanya akan menghabiskan uang untuk iklan yang efektif dalam menarik klik. Pemasar juga dapat mengatur batas anggaran harian agar biaya iklan tetap terkontrol.

Dengan PPC, pemasar dapat menjalankan kampanye iklan dengan biaya yang sifatnya fleksibel dan hasil yang terukur. Ini memberikan predictability dan kemampuan untuk mengoptimalkan ROI kampanye.

Platform PPC Terpopuler

Google Ads, Bing Ads, dan Facebook Ads adalah 3 platform PPC paling populer saat ini.

Google Ads adalah layanan iklan berbayar dari Google yang memungkinkan pemasar menayangkan iklan di hasil pencarian Google, YouTube, Gmail, dan jaringan iklan Google lainnya. Dengan Google Ads, pemasar bisa menargetkan kata kunci spesifik yang relevan dengan produk atau layanan mereka. Ketika pengguna mencari kata kunci tersebut, iklan pemasar akan muncul di bagian atas atau samping hasil pencarian.

Bing Ads

Bing Ads adalah layanan PPC dari Microsoft yang menayangkan iklan di mesin pencari Bing dan situs partner Microsoft lainnya seperti MSN, Outlook, dan Skype. Dengan menggunakan Bing Ads, pemasar dapat menargetkan audiens yang mencari produk atau layanan spesifik di Bing. Bing Ads bekerja dengan cara yang sama seperti Google Ads - pemasar membayar setiap kali iklan mereka diklik.

Facebook Ads

Facebook Ads memungkinkan pemasar menayangkan iklan di Facebook, Instagram, dan platform Facebook lainnya. Facebook Ads sangat efektif untuk menargetkan audiens berdasarkan data demografis, minat, dan perilaku pengguna Facebook. Dengan Facebook Ads, pemasar dapat membuat kampanye untuk meningkatkan kesadaran merek, mengarahkan lalu lintas ke situs web, atau mengumpulkan lead bisnis.

Ketiga platform PPC di atas paling banyak digunakan oleh pemasar karena jangkauan audiens yang luas dan kemampuan targeting iklan yang sangat baik. Kombinasi Google Ads, Bing Ads, dan Facebook Ads dapat memberikan hasil optimal bagi kampanye PPC.

Baca Artikel tentang Social media marketing adalah

Cara Kerja PPC

PPC (Pay Per Click) atau iklan berbayar adalah model iklan di mana pengiklan hanya membayar ketika adanya klik pada iklan tersebut. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam cara kerja PPC:

Penentuan Kata Kunci

Langkah pertama dalam membuat kampanye PPC adalah menentukan kata kunci yang relevan dengan produk atau layanan yang ditawarkan. Kata kunci yang dipilih sebaiknya spesifik dan banyak dicari oleh calon pelanggan. Tools keyword research bisa digunakan untuk menemukan kata kunci yang tepat.

Penentuan Bid

Setelah menentukan kata kunci, langkah berikutnya adalah menentukan bid atau maksimum angka yang bersedia dibayar ketika ada pengunjung yang mengklik iklan. Semakin tinggi angka bid, semakin tinggi posisi iklan akan muncul di halaman hasil pencarian.

Pembuatan Iklan

Iklan PPC terdiri dari headline, deskripsi, dan tautan ke situs web. Headline dan deskripsi harus menarik perhatian audiens dan mendorong mereka untuk mengklik. Uji coba beberapa variasi headline dan deskripsi sangat dianjurkan.

Perankingan Iklan

Posisi iklan ditentukan berdasarkan besaran bid dan kualitas iklan. Iklan dengan bid lebih tinggi dan tingkat klik yang baik akan mendapatkan posisi teratas. Performa iklan secara rutin harus dimonitor dan ditingkatkan agar peringkat terus membaik.

Baca Artikel tentang Email marketing

Kelebihan PPC

PPC memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan model periklanan lainnya:

Biaya Terkontrol

Salah satu kelebihan utama PPC adalah biayanya yang terkontrol dan dapat diprediksi. Anda hanya akan membayar iklan ketika pengunjung mengklik tautan iklan Anda. Tidak ada biaya tambahan untuk tampilan iklan yang tidak efektif. Dengan PPC, Anda dapat menentukan anggaran harian maksimum agar tidak membayar lebih dari yang Anda inginkan.

Hasil Terukur

PPC menyediakan data analitik yang sangat rinci tentang kampanye iklan Anda. Anda dapat melihat berapa banyak tampilan iklan, klik, biaya per klik, dan konversi yang dihasilkan. Data ini memungkinkan Anda mengoptimalkan kampanye untuk mendapatkan hasil terbaik. Anda dapat memantau semuanya secara real-time.

Fleksibel

PPC sangat fleksibel karena dapat diubah dan disesuaikan kapan saja. Anda dapat menyesuaikan anggaran, iklan, kata kunci, dan strategi bidding sewaktu-waktu tanpa harus menunggu persetujuan pihak ketiga. Perubahan akan langsung terlihat dalam hasil kampanye Anda.

Cepat

Iklan PPC langsung aktif begitu kampanye dijalankan. Tidak perlu menunggu waktu untuk mendapatkan hasil. Iklan Anda akan muncul di halaman hasil pencarian dalam hitungan menit setelah kampanye dimulai. Ini cocok jika Anda membutuhkan lalu lintas dan konversi dengan cepat.

Baca Artikel tentang Content marketing adalah

Kekurangan PPC

PPC memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan, di antaranya:

  • Biaya mahal jika salah setting - Salah satu kelemahan utama PPC adalah biaya yang harus dikeluarkan. Jika salah dalam mengatur strategi dan setting kampanye, maka biaya yang dikeluarkan bisa membengkak dan tidak efisien. Pastikan untuk melakukan riset kata kunci, menentukan target audiens, dan mengatur bid serta budget dengan tepat agar biaya PPC terkendali.
  • Persaingan tinggi untuk kata kunci - PPC mengandalkan kata kunci sebagai pemicu iklan. Sayangnya, banyak pengiklan lain yang juga membidik kata kunci yang sama. Akibatnya, persaingan untuk mendapatkan kata kunci populer bisa sangat tinggi dan menyebabkan harga klik iklan melambung. Solusinya adalah mencari kata kunci long tail yang lebih spesifik dengan persaingan lebih rendah.

Cara Membuat Kampanye PPC

Membuat kampanye PPC yang efektif membutuhkan perencanaan dan strategi yang matang. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat kampanye PPC yang sukses:

Rencana Kampanye

  • Tentukan tujuan kampanye, apakah untuk meningkatkan awareness, traffic, konversi, atau tujuan lainnya. Ini akan menentukan strategi iklan yang akan digunakan.
  • Tetapkan target audience, lokasi, dan waktu kampanye. Hal ini penting untuk memastikan iklan ditargetkan dengan tepat.
  • Tentukan anggaran iklan yang tersedia untuk kampanye. Ini akan mempengaruhi jumlah iklan dan strategi bidding yang bisa dilakukan.
  • Buat timeline kampanye, tentukan kapan dimulai dan diakhiri.

Penentuan Tujuan

  • Tentukan KPI atau sasaran yang ingin dicapai dari kampanye PPC seperti jumlah klik, konversi, atau penjualan.
  • Tetapkan target CPC maksimum, target CTR, dan biaya per konversi yang diharapkan.
  • Atur segmentasi berdasarkan lokasi, demografi, perilaku, dan minat target audience.

Pemilihan Platform

  • Pilih platform PPC yang sesuai dengan produk/layanan dan target audience, seperti Google Ads, Facebook Ads, Bing Ads, Youtube Ads, dsb.
  • Buat akun iklan pada platform terpilih dan verifikasi akun.
  • Pelajari fitur-fitur khusus platform seperti alat targeting audience, tipe iklan, dan lainnya.

Optimasi Iklan

  • Buat grup iklan berdasarkan produk/layanan yang dipromosikan.
  • Tulis iklan yang menarik dengan headline, deskripsi, dan tautan yang relevan. Uji A/B test iklan.
  • Tentukan kata kunci yang relevan berdasarkan riset kata kunci.
  • Atur strategi bidding iklan seperti manual atau otomatis.
  • Integrasikan pelacakan konversi untuk mengukur performa iklan.
  • Analisa data iklan dan lakukan optimasi berkelanjutan.

Dengan perencanaan matang dan strategi yang tepat, Anda dapat meluncurkan kampanye PPC yang efektif untuk mencapai tujuan bisnis. Lakukan riset dan tes iklan secara berkala untuk optimasi kampanye.

Strategi PPC Terbaik

Untuk mendapatkan hasil maksimal dari kampanye PPC, ada beberapa strategi terbaik yang bisa diterapkan:

Analisis Kompetitor

Analisis kompetitor penting dilakukan untuk mengetahui strategi iklan yang digunakan pesaing. Dengan begitu, Anda bisa menentukan kata kunci iklan apa yang paling efektif digunakan oleh kompetitor. Selain itu, analisis ini juga berguna untuk mengetahui harga iklan rata-rata per klik yang ditetapkan kompetitor sehingga Anda bisa menentukan bid price yang kompetitif.

Target Audience

Menentukan target audience yang tepat sangat penting agar iklan Anda bisa menjangkau calon pelanggan yang paling berpotensi. Analisis demografis, minat, dan perilaku pengguna perlu dilakukan secara cermat sebelum menentukan target audience. Pastikan iklan Anda bisa ditampilkan kepada orang yang paling mungkin membutuhkan produk atau layanan Anda.

Landing Page Optimization

Landing page perlu dioptimalkan agar pengunjung yang mengklik iklan bisa langsung menemukan informasi yang dicari dan melakukan konversi. Optimasi landing page bisa dilakukan dengan memperbaiki headline, konten, tampilan, struktur navigasi, waktu loading, dan elemen CTA agar sesuai dengan produk atau layanan yang dipromosikan.

A/B Testing

Lakukan A/B testing terhadap berbagai elemen kampanye PPC seperti iklan, landing page, dan bid price untuk mengetahui variasi mana yang paling optimum dalam meningkatkan konversi. Dengan A/B testing, Anda bisa terus meningkatkan performa kampanye PPC.

Biaya PPC

Biaya iklan PPC tergantung pada platform iklan yang digunakan. Secara umum, rata-rata biaya per klik (CPC) untuk iklan PPC adalah sekitar $1-2.

Beberapa faktor yang mempengaruhi biaya PPC antara lain:

  • Platform iklan - Biaya PPC di Google Ads cenderung lebih tinggi daripada Bing Ads. Platform iklan lain seperti Facebook Ads juga memiliki struktur harga tersendiri.
  • Kompetisi kata kunci - Semakin tinggi kompetisi untuk kata kunci tertentu, semakin mahal biaya klicknya.
  • Kualitas skor iklan - Iklan dengan skor kualitas tinggi biasanya mendapatkan biaya per klik lebih murah.
  • Segmentasi audiens - Target audiens yang lebih spesifik biasanya lebih murah biaya per kliknya.

Untuk menekan biaya PPC, beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:

  • Membuat copy iklan yang menarik dengan call-to-action yang jelas.
  • Mengoptimalkan halaman tujuan (landing page) agar relevan dengan kata kunci.
  • Melakukan A/B testing untuk iklan dan landing page.
  • Menyesuaikan bid harga secara berkala.
  • Memanfaatkan fitur automasi seperti bid strategi pintar.
  • Membuat campaign negative keywords untuk menghindari klik yang tidak relevan.

Dengan melakukan optimasi PPC secara berkelanjutan, biaya per klik bisa ditekan tanpa mengurangi efektivitas kampanye.

FAQ

Apa itu PPC?

PPC adalah singkatan dari Pay Per Click, sebuah model iklan berbayar di internet di mana pengiklan hanya membayar ketika adnya diklik oleh pengguna. Dalam PPC, pengiklan membayar ke platform seperti Google Ads atau Facebook Ads setiap kali adnya diklik.

Bagaimana cara kerja PPC?

PPC bekerja dengan cara:

  1. Pengiklan membuat iklan dan menentukan kata kunci target.
  2. Ketika ada pencarian dengan kata kunci tersebut, iklan akan ditampilkan.
  3. Jika ada pengguna yang mengklik iklan, pengiklan akan dikenai biaya per klik (CPC).
  4. Pengiklan hanya membayar ketika adanya klik pada iklan.

Apa kelebihan menggunakan PPC?

Beberapa kelebihan PPC adalah:

  • Meningkatkan visibilitas dengan cepat. Iklan bisa langsung muncul ketika ada pencarian kata kunci.
  • Target audience spesifik berdasarkan kata kunci.
  • Biaya iklan terukur. Hanya bayar jika ada klik.
  • Hasil bisa diukur real-time. Mudah melacak konversi iklan.
  • Fleksibel. Iklan bisa diatur dan disesuaikan kapan saja.

Apa kekurangan menggunakan PPC?

Beberapa kekurangan PPC adalah:

  • Membutuhkan managemen rutin dan cermat.
  • Biaya iklan bisa mahal jika tidak dioptimasi dengan baik.
  • Persaingan tinggi untuk kata kunci populer.
  • Belum tentu efektif untuk semua bisnis.
  • Bisa kehabisan anggaran dengan cepat jika tidak hati-hati.