Desain Menarik Perhatian, Tulisan yang Meyakinkan
Banyak pemilik bisnis menghabiskan sebagian besar energi untuk memilih warna, foto, dan tata letak, lalu mengisi halaman dengan tulisan seadanya di akhir proyek. Hasilnya sering sama: website terlihat rapi, pengunjung datang, tetapi yang menghubungi sedikit.
Penyebabnya sederhana. Desain membuat orang bertahan beberapa detik, sedangkan tulisan yang membuat mereka memutuskan. Copywriting website adalah tulisan di halaman yang disusun untuk mengarahkan pembaca ke satu tindakan, entah menghubungi, memesan, atau mengisi formulir. Jenis-jenis isi website sendiri sudah dibahas di konten website dan contohnya. Yang perlu Anda pahami di sini adalah apa yang berubah ketika tulisan di website dikerjakan dengan serius.
Menjawab Pertanyaan Sebelum Ditanyakan
Setiap calon pelanggan datang membawa pertanyaan yang hampir selalu sama. Apakah layanan ini cocok untuk saya? Berapa kira-kira biayanya? Berapa lama prosesnya? Apa yang terjadi kalau hasilnya tidak sesuai? Bisnis ini bisa dipercaya atau tidak?
Kalau halaman tidak menjawabnya, pengunjung punya dua pilihan: bertanya lewat chat atau menutup halaman. Sebagian kecil memilih bertanya. Sebagian besar memilih pergi, karena membuka website pesaing jauh lebih mudah daripada memulai percakapan dengan orang asing.
Copywriting yang baik dimulai dari daftar pertanyaan itu, bukan dari daftar keunggulan bisnis. Halaman layanan yang menjelaskan untuk siapa layanannya, bagaimana prosesnya, dan apa yang perlu disiapkan pelanggan akan terasa seperti sesi konsultasi singkat. Pengunjung yang akhirnya menghubungi pun datang dengan pemahaman yang lebih matang, sehingga percakapan penjualan jadi lebih pendek.
Satu kebiasaan yang layak dicoba: catat pertanyaan yang paling sering masuk ke WhatsApp atau telepon bisnis Anda selama sebulan. Daftar itu adalah bahan copywriting yang paling jujur.
Ajakan Bertindak yang Jelas
Kesalahan yang paling sering terlihat di website bisnis adalah halaman yang informatif tetapi tidak pernah memberi tahu pembaca harus melakukan apa. Tombol kontak hanya ada di menu atas, atau ada tiga tombol berbeda dengan tujuan berbeda dalam satu layar.
Ajakan bertindak bekerja paling baik ketika muncul tepat setelah pembaca mendapatkan alasan untuk bertindak. Setelah menjelaskan layanan, arahkan ke konsultasi. Setelah menampilkan portofolio, arahkan ke permintaan penawaran. Kalimatnya juga sebaiknya spesifik. “Tanyakan jadwal pengerjaan” memberi gambaran yang lebih jelas daripada sekadar “Hubungi kami”.
Perubahan kecil seperti ini sering berpengaruh lebih besar daripada mengganti desain, karena langsung menyentuh momen ketika pengunjung sedang menimbang. Cara mengukur dampaknya bisa Anda baca di pengertian conversion rate.
Tone yang Sesuai Brand
Pembaca menilai bisnis dari cara bisnis itu berbicara. Konsultan hukum yang menulis dengan gaya promo belanja terasa janggal. Kafe yang menulis dengan bahasa proposal tender terasa kaku. Ketidakcocokan seperti ini jarang disadari pemilik bisnis, tetapi dirasakan oleh pengunjung.
Tone yang konsisten membuat website terdengar seperti orang yang sama dengan yang nanti membalas chat dan melayani pelanggan. Kepercayaan terbangun dari konsistensi itu, bukan dari kata-kata seperti “terbaik”, “terpercaya”, atau “profesional” yang ditulis hampir semua pesaing.
Karena itu, lebih baik tunjukkan daripada mengklaim. Sebutkan jenis klien yang pernah ditangani, jelaskan cara kerja secara terbuka, dan tulis batasan layanan dengan jujur. Pembaca lebih mudah percaya pada bisnis yang berani menyebut apa yang tidak dikerjakannya.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Proyek Dimulai
Tanyakan kepada vendor apakah tulisan disusun dari wawancara tentang bisnis Anda atau hanya mengisi template. Copywriting yang berguna membutuhkan bahan dari Anda: siapa pelanggan idealnya, apa yang membuat mereka ragu, dan kenapa mereka akhirnya memilih Anda. Tanpa bahan itu, penulis terbaik pun hanya bisa menebak.
Kalau menulis isi halaman bukan keahlian tim Anda, Roofel menyediakan jasa pembuatan website dengan copywriting yang disusun dari wawancara tentang bisnis Anda.