Skip to main content

Manfaat Desain Website Responsif untuk Bisnis

• 4 menit

Desain website responsif membuat pengunjung ponsel nyaman membaca dan menghubungi Anda, sesuai cara Google mengindeks, dan cukup dikelola satu website.

Desain website responsif untuk bisnis di desktop dan ponsel

Calon Pelanggan Menilai dari Layar Ponsel

Coba perhatikan bagaimana orang di sekitar Anda mencari jasa atau produk. Mereka mengetik di Google lewat ponsel, membuka tautan dari grup WhatsApp, atau menekan link di profil Instagram. Kesan pertama terhadap website bisnis Anda hampir selalu terbentuk di layar selebar telapak tangan, bukan di monitor kantor.

Masalahnya, banyak website bisnis masih dirancang dan disetujui di laptop. Pemiliknya melihat tampilan yang rapi, lalu menganggap pekerjaan selesai. Di ponsel, teks mengecil sampai harus diperbesar dengan dua jari, tabel harga terpotong, dan tombol kontak tertumpuk di pojok.

Desain responsif adalah pendekatan yang membuat satu halaman menyesuaikan tata letaknya dengan ukuran layar. Cara kerja dan cara mengujinya sudah dibahas di desain website responsif. Yang ingin disorot di sini adalah apa artinya bagi bisnis.

Nyaman Dibaca, Mudah Menghubungi

Pengunjung dari ponsel biasanya tidak sedang duduk tenang. Mereka membuka website di sela antrean, di perjalanan, atau sambil menunggu balasan chat lain. Kesabaran mereka pendek. Kalau harus menggeser layar ke samping untuk membaca satu kalimat, kebanyakan akan menutup halaman tanpa berpikir panjang.

Website yang responsif menghapus gesekan kecil seperti itu. Ukuran huruf terbaca tanpa diperbesar, gambar tidak meluber keluar layar, dan menu bisa dibuka dengan satu ibu jari. Hal-hal ini jarang dipuji pengunjung, tetapi ketiadaannya langsung terasa.

Bagian yang paling menentukan adalah tombol kontak. Tombol WhatsApp, telepon, atau formulir harus cukup besar untuk ditekan tanpa salah sasaran dan tidak bersebelahan terlalu rapat dengan tautan lain. Saat meninjau website Anda sendiri, cobalah menghubungi bisnis Anda dari ponsel, dengan satu tangan. Kalau langkah itu terasa canggung, calon pelanggan pun merasakannya.

Formulir juga perlu perhatian khusus. Kolom yang terlalu banyak terasa jauh lebih melelahkan di ponsel daripada di laptop. Sebisa mungkin minta data seperlunya, dan pastikan keyboard yang muncul sesuai jenis isian, misalnya keyboard angka untuk nomor telepon.

Google Menilai Versi Mobile Lebih Dulu

Selain soal kenyamanan, ada alasan teknis yang tidak bisa diabaikan. Google memakai versi mobile dari halaman Anda untuk mengindeks dan menilai website. Pendekatan ini dikenal sebagai mobile-first indexing.

Artinya, isi yang hanya tampil di versi desktop bisa dianggap tidak ada. Kalau di ponsel sebagian teks disembunyikan, gambar dihilangkan, atau halaman layanan disederhanakan terlalu jauh, yang dinilai Google adalah versi yang sudah dipangkas itu. Website yang terlihat lengkap di laptop bisa tampil lemah di hasil pencarian karena alasan ini.

Desain responsif menyelesaikan persoalan tersebut secara alami. Isi dan kodenya sama untuk semua perangkat, hanya tata letaknya yang berubah. Anda tidak perlu khawatir ada versi yang tertinggal.

Satu Website, Bukan Dua yang Harus Dirawat

Dulu cukup umum bisnis memiliki dua website terpisah, versi desktop dan versi mobile dengan alamat seperti m.namabisnis.com. Pendekatan ini masih ditemukan pada website lama, dan biaya tersembunyinya besar.

Setiap perubahan harus dilakukan dua kali. Harga yang diperbarui di versi desktop sering lupa diperbarui di versi mobile, sehingga pelanggan melihat informasi berbeda tergantung perangkat yang dipakai. Pengaturan teknis untuk memberi tahu Google bahwa kedua versi adalah halaman yang sama juga menambah peluang kesalahan.

Dengan desain responsif, Anda mengelola satu website, satu alamat, dan satu set isi. Tim internal cukup memperbarui satu kali. Tautan yang dibagikan orang ke media sosial selalu membuka halaman yang sama, apa pun perangkat penerimanya.

Uji Sebelum Menyetujui Desain

Saat vendor mengirim tampilan desain atau versi uji website, jangan hanya membukanya di laptop. Buka di ponsel Anda sendiri, dan kalau bisa di ponsel lama dengan layar kecil. Baca halaman layanan sampai habis, buka menu, lalu tekan tombol kontak. Kebiasaan sederhana ini menangkap sebagian besar masalah sebelum website diluncurkan.

Pengujian di ponsel seperti ini juga menjadi bagian dari proses jasa pembuatan website responsif di Roofel sebelum website diserahkan.