Skip to main content

Manfaat Tombol WhatsApp di Website Bisnis

• 4 menit

Tombol WhatsApp di website bisnis mempercepat calon pelanggan menghubungi Anda, memudahkan memulai chat, dan menunjukkan halaman yang menghasilkan kontak.

Tombol WhatsApp di website bisnis untuk menerima calon pelanggan

Jalur Kontak yang Paling Dekat dengan Kebiasaan Pelanggan

Di Indonesia, sebagian besar calon pelanggan lebih nyaman bertanya lewat WhatsApp daripada mengisi formulir, mengirim email, atau menelepon. Alasannya bukan soal teknologi, melainkan kebiasaan. WhatsApp sudah terbuka di ponsel mereka setiap hari, balasannya terasa personal, dan percakapan bisa dilanjutkan kapan saja tanpa harus kembali ke website.

Tombol WhatsApp di website memanfaatkan kebiasaan itu. Pengunjung yang sudah siap bertanya cukup menekan satu tombol, lalu aplikasi terbuka dengan nomor bisnis Anda. Tidak ada nomor yang perlu disalin, tidak ada kontak yang perlu disimpan lebih dulu.

Kedengarannya sepele, tetapi setiap langkah tambahan di momen ini adalah kesempatan bagi pengunjung untuk berubah pikiran. Seseorang yang harus menyalin nomor dari halaman kontak, membuka WhatsApp, menyimpan kontak, lalu memikirkan kalimat pembuka, sering berhenti di tengah jalan. Apalagi kalau ia membuka website dari ponsel sambil melakukan hal lain.

Letak Tombol Menentukan Seberapa Sering Dipakai

Tombol yang hanya ada di halaman kontak jarang ditemukan. Pengunjung yang sedang membaca halaman layanan tidak akan berpindah halaman hanya untuk mencari cara menghubungi Anda.

Yang biasanya bekerja lebih baik adalah kombinasi tombol melayang di pojok layar dan ajakan kontak di dalam isi halaman, tepat setelah bagian yang menjawab keraguan pembaca. Tombol melayang memastikan jalur kontak selalu terlihat. Ajakan di dalam isi memberi alasan untuk menekannya.

Pastikan juga tombol tidak menutupi isi penting di layar ponsel. Tombol yang menutupi harga atau tombol checkout justru mengganggu, dan pengunjung akan menganggapnya iklan yang menyebalkan.

Pesan Pembuka Otomatis Memudahkan Percakapan

Salah satu hambatan yang jarang disadari adalah kalimat pertama. Banyak orang ragu memulai chat dengan bisnis yang belum mereka kenal, karena tidak tahu harus menulis apa. Akhirnya mereka menunda, lalu lupa.

Tombol WhatsApp bisa diatur agar kolom chat langsung terisi pesan pembuka, misalnya “Halo, saya ingin bertanya tentang layanan pembuatan website company profile.” Pengunjung tinggal menekan kirim atau menambahkan detail sendiri.

Manfaatnya terasa di dua sisi. Pengunjung merasa lebih mudah memulai. Tim Anda langsung tahu konteksnya tanpa perlu bertanya balik “ada yang bisa dibantu?” dan menunggu balasan. Kalau pesan pembuka dibedakan per halaman, misalnya menyebut nama layanan atau produk yang sedang dilihat, admin bisa langsung menjawab dengan informasi yang relevan.

Klik WhatsApp Bisa Dilacak

Ini manfaat yang paling sering dilewatkan. Setiap klik tombol WhatsApp bisa dicatat sebagai peristiwa di Google Analytics, lengkap dengan halaman tempat klik itu terjadi dan dari mana pengunjungnya datang.

Dengan data itu, Anda bisa melihat halaman mana yang paling banyak mendatangkan calon pelanggan. Mungkin halaman layanan tertentu ramai dikunjungi tetapi hampir tidak menghasilkan klik, tanda isinya perlu diperbaiki. Mungkin artikel blog yang tidak Anda perhatikan justru rutin mengirim orang ke WhatsApp. Kalau Anda beriklan, data yang sama menunjukkan kampanye mana yang benar-benar menghasilkan percakapan, bukan sekadar kunjungan.

Tanpa pelacakan, semua chat yang masuk terlihat sama. Anda tahu ada pelanggan, tetapi tidak tahu apa yang membawa mereka. Klik WhatsApp adalah salah satu bentuk konversi yang paling dekat dengan penjualan, dan cara membacanya dijelaskan di pengertian conversion rate.

Perlu diingat, yang terlacak adalah klik tombol, bukan pesan yang benar-benar terkirim. Sebagian orang membuka WhatsApp lalu batal. Angkanya tetap berguna sebagai pembanding antarhalaman, asalkan dibaca sebagai niat menghubungi, bukan jumlah chat pasti.

Siapkan Tim yang Membalas

Tombol WhatsApp hanya bermanfaat sejauh ada yang membalas. Pengunjung yang menunggu berjam-jam tanpa jawaban akan menghubungi pesaing berikutnya dari hasil pencarian. Tentukan siapa yang memegang nomor tersebut, jam berapa chat dibalas, dan pesan otomatis apa yang muncul di luar jam kerja.

Setiap website bisnis dengan integrasi WhatsApp yang dibangun Roofel sudah menyertakan tombol ini sejak peluncuran.