Skip to main content

Monitoring Performa Server: Apa yang Dipantau dan Bagaimana Caranya

Monitoring performa server memberi peringatan sebelum pengunjung yang memberi tahu. Pahami dua jenis pemantauan, enam hal yang perlu dipantau, dan aturan peringatan.

Monitoring Performa Server: Apa yang Dipantau dan Bagaimana Caranya

Monitoring performa server adalah kegiatan mengukur kondisi server secara terus-menerus supaya masalah terdeteksi sebelum pengunjung yang memberi tahu Anda. Nilainya bukan pada tampilan grafik yang rapi, melainkan pada peringatan yang datang lebih dulu.

Dua Jenis Pemantauan yang Berbeda

Banyak orang memasang satu jenis saja lalu mengira sudah terpantau, padahal keduanya menjawab pertanyaan yang berbeda.

  1. Pemantauan dari luar (uptime monitoring). Sebuah layanan di luar server Anda memeriksa alamat website secara berkala dan memberi tahu kalau tidak bisa diakses. Ini menjawab: apakah pengunjung bisa membuka situs saya sekarang?
  2. Pemantauan dari dalam (resource monitoring). Agen yang berjalan di dalam server mencatat pemakaian CPU, memori, penyimpanan, dan jaringan. Ini menjawab: kenapa situs saya lambat, dan bagian mana yang menjadi penyebabnya.

Pemantauan dari luar memberi tahu bahwa ada masalah. Pemantauan dari dalam memberi tahu di mana masalahnya. Keduanya perlu.

Yang Sebenarnya Perlu Dipantau

Untuk website biasa, enam hal ini sudah mencakup hampir semua kejadian yang menyebabkan situs bermasalah.

  • Ketersediaan situs. Diperiksa dari beberapa lokasi supaya gangguan jaringan setempat tidak menimbulkan peringatan palsu.
  • Waktu respons server. Berapa lama server mulai menjawab permintaan. Kenaikan yang perlahan sering menjadi pertanda lebih awal daripada situs yang benar-benar tumbang.
  • Sisa ruang penyimpanan. Penyimpanan penuh adalah salah satu penyebab kegagalan paling umum sekaligus paling mudah dicegah.
  • Pemakaian memori. Terutama memori yang benar-benar tersedia, bukan sekadar angka terpakai.
  • Beban CPU. Dilihat sebagai tren, bukan sebagai satu angka sesaat.
  • Masa berlaku sertifikat SSL dan domain. Keduanya kedaluwarsa pada tanggal yang sudah pasti, dan situs bisa tidak bisa diakses hanya karena tidak ada yang mengingat.

Rincian keempat metrik sumber daya dibahas terpisah di artikel CPU, RAM, Disk I/O, dan Network Traffic.

Peringatan yang Berguna dan Peringatan yang Diabaikan

Sistem pemantauan gagal bukan karena kurang mengukur, melainkan karena mengirim terlalu banyak peringatan sampai semuanya diabaikan.

Tiga aturan yang membuat peringatan tetap berguna:

  1. Beri peringatan pada tren, bukan pada lonjakan sesaat. CPU 100% selama sepuluh detik itu normal. CPU 90% selama sepuluh menit itu masalah.
  2. Batasi jumlah peringatan yang benar-benar mengganggu. Kalau setiap hal kecil mengirim notifikasi, yang penting akan ikut terlewat.
  3. Setiap peringatan harus punya tindakan yang jelas. Kalau Anda tidak tahu apa yang harus dilakukan saat peringatan itu muncul, peringatan itu tidak perlu ada.

Begitu peringatan benar-benar berbunyi, yang dibutuhkan berikutnya adalah urutan pemeriksaan — dibahas di diagnosis masalah server.

Apakah Perlu Memantau di Shared Hosting?

Perlu, tetapi cakupannya berbeda. Di shared hosting Anda tidak bisa memasang agen di dalam server, dan sebagian besar sumber daya dikelola penyedia. Yang bisa Anda lakukan:

  • Pasang pemantauan dari luar. Ini gratis di banyak layanan dan tidak memerlukan akses server.
  • Periksa penggunaan sumber daya di control panel. Sebagian besar panel menampilkan riwayat pemakaian CPU dan memori akun Anda. Kalau sering menyentuh batas, itu tanda paket perlu dinaikkan atau website perlu dioptimalkan.
  • Pantau kecepatan halaman dari kunjungan nyata. Ini yang benar-benar dirasakan pengunjung, dan berbeda dari angka pemakaian sumber daya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Seberapa sering server sebaiknya diperiksa? Pemeriksaan ketersediaan dari luar umumnya setiap satu sampai lima menit. Pencatatan sumber daya dari dalam biasanya berjalan terus-menerus dengan pencatatan tiap beberapa detik.

Apakah alat pemantauan membebani server? Agen pemantauan modern sangat ringan dan pengaruhnya tidak berarti. Yang bisa membebani adalah pencatatan terlalu rinci pada server berkapasitas sangat kecil.

Apakah uptime 99,9% itu bagus? Angka itu berarti sekitar delapan sampai sembilan jam tidak bisa diakses dalam setahun. Bagus atau tidak bergantung pada dampaknya terhadap bisnis Anda. Yang lebih penting adalah bagaimana perhitungannya dan apa yang dijanjikan penyedia bila targetnya meleset.

Apa bedanya server yang lambat dengan website yang lambat? Server lambat berarti waktu mulai menjawab permintaan yang tinggi. Website lambat bisa terjadi meski server cepat, misalnya karena gambar besar atau terlalu banyak berkas yang dimuat. Keduanya diukur dengan cara berbeda.