Skip to main content

Apa Itu SSL? Fungsi, Tingkat Validasi, dan Beda Gratis vs Berbayar

SSL adalah sertifikat yang mengenkripsi koneksi website. Pahami fungsinya, beda DV, OV, dan EV, kenapa sertifikat gratis sama amannya, dan masalah yang sering muncul.

Apa Itu SSL? Fungsi, Tingkat Validasi, dan Beda Gratis vs Berbayar

SSL adalah sertifikat digital yang membuat koneksi ke website terenkripsi dan membuktikan bahwa domain yang Anda buka memang benar milik pihak yang mengelolanya. Ia yang membuat alamat situs berawalan https dan tanda peringatan di browser tidak muncul.

Satu Hal yang Perlu Diluruskan Lebih Dulu

Yang dipakai semua browser dan server sekarang sebenarnya bukan SSL, melainkan TLS — penerusnya. SSL sendiri sudah lama dinyatakan tidak layak pakai karena celah keamanannya.

Istilah “SSL” tetap bertahan di pasar dan di nama produk, jadi ketika penyedia menawarkan “sertifikat SSL”, yang Anda dapat adalah sertifikat TLS. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari perbedaan nama ini — yang penting versi TLS yang dipakai server Anda masih versi yang didukung.

Apa yang Sebenarnya Dilakukan Sertifikat

Sertifikat melakukan dua pekerjaan sekaligus: menyediakan kunci untuk mengenkripsi koneksi, dan membuktikan bahwa domain itu memang dikendalikan oleh pemegang sertifikatnya.

Pekerjaan kedua sering terlupakan padahal itulah alasan sertifikat harus diterbitkan pihak ketiga. Tanpa lembaga penerbit yang dipercaya browser, siapa pun bisa membuat sertifikat untuk domain milik orang lain.

Tiga Tingkat Validasi

TingkatYang diperiksaWaktu terbit
DV (Domain Validation)Hanya kendali atas domainMenit
OV (Organization Validation)Domain dan keberadaan badan usahaHari
EV (Extended Validation)Pemeriksaan badan usaha lebih ketatBeberapa hari sampai minggu

Yang perlu diketahui sebelum membeli tingkat yang lebih mahal: browser modern tidak lagi menampilkan nama perusahaan di bilah alamat untuk sertifikat EV. Tampilan gembok yang dilihat pengunjung sama persis untuk ketiganya. Keunggulan visual yang dulu menjadi alasan utama membeli EV sudah tidak ada.

Kekuatan enkripsinya juga identik di ketiga tingkat. Yang Anda beli pada OV dan EV adalah proses verifikasi dan jaminan komersial, bukan koneksi yang lebih aman.

Sertifikat Gratis dan Berbayar

Sertifikat gratis memberi enkripsi yang sama persis dengan sertifikat berbayar termurah — perbedaannya ada di masa berlaku, jaminan, dan dukungan.

  • Sertifikat gratis umumnya berlaku beberapa bulan dan diperpanjang otomatis. Hampir semua penyedia hosting sudah menyediakannya dan bisa diaktifkan dari control panel.
  • Sertifikat berbayar berlaku lebih lama per pembelian, disertai dukungan penerbit, dan sebagian menyertakan jaminan finansial.

Untuk website perusahaan, blog, dan sebagian besar toko daring, sertifikat gratis sudah memadai. Yang membuat toko daring terasa aman bagi pembeli bukan jenis sertifikatnya, melainkan gerbang pembayaran yang dipakai dan kejelasan informasi di situsnya.

Jenis Cakupan Sertifikat

  • Satu domain. Berlaku untuk satu nama saja.
  • Wildcard. Berlaku untuk seluruh subdomain satu tingkat, misalnya semua nama di bawah namadomain.com.
  • Multi-domain. Satu sertifikat mencakup beberapa domain berbeda.

Masalah Sertifikat yang Paling Sering Terjadi

  1. Sertifikat kedaluwarsa. Browser menolak membuka situs. Terjadi pada tanggal yang sudah pasti dan sepenuhnya bisa dicegah — pastikan perpanjangan otomatis benar-benar berjalan, jangan sekadar diaktifkan.
  2. Isi campuran. Sertifikat terpasang tetapi peringatan tetap muncul karena ada gambar atau skrip yang masih dimuat lewat http.
  3. Nama tidak cocok. Sertifikat diterbitkan untuk namadomain.com tetapi diakses lewat www.namadomain.com, atau sebaliknya.
  4. Rantai sertifikat tidak lengkap. Situs terbuka normal di sebagian browser tetapi bermasalah di perangkat lain. Ini yang paling membingungkan karena tidak konsisten.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah SSL memengaruhi peringkat di mesin pencari? Google menyatakan HTTPS sebagai sinyal peringkat sejak 2014, tetapi menyebutnya sinyal yang sangat ringan. Rincian dan langkah pindahnya dibahas di perbedaan HTTP dan HTTPS.

Apakah perlu IP khusus untuk memasang SSL? Tidak. Kebutuhan itu sudah lama hilang sejak satu alamat bisa melayani banyak sertifikat sekaligus. Penawaran IP khusus dengan alasan SSL tidak lagi berlaku.

Apakah sertifikat mahal berarti lebih aman? Tidak. Enkripsinya sama. Yang berbeda adalah tingkat verifikasi identitas penerbitnya dan jaminan komersial yang menyertainya.

Apa yang terjadi kalau sertifikat kedaluwarsa? Browser menampilkan peringatan penuh layar dan sebagian besar pengunjung akan mundur. Situs tetap berjalan, tetapi praktis tidak bisa diakses orang awam.