Skip to main content

Apa Itu Google My Business (GMB) dan Perannya dalam Local SEO

• 6 menit

Google My Business kini bernama Google Business Profile. Pahami fungsinya, cara mengelolanya setelah aplikasi GMB dihentikan, dan posisinya dalam Local SEO.

Apa Itu Google My Business (GMB) dan Perannya dalam Local SEO
  • Google My Business (GMB) sudah berganti nama jadi Google Business Profile sejak November 2021. Istilah GMB masih dipakai orang, tapi produk resminya bukan itu lagi.
  • Aplikasi GMB sudah tidak ada. Pengelolaan profil sekarang dilakukan langsung dari Google Search dan Google Maps.
  • Fungsinya bukan sekadar “tampil di Maps” — profil ini yang menentukan apakah bisnis Anda masuk Local Pack, tiga hasil bisnis yang muncul di atas hasil pencarian biasa.
  • Profil yang lengkap dan aktif lebih berpengaruh daripada profil yang sekadar terdaftar.

Apa Itu Google My Business

Google My Business adalah nama lama dari Google Business Profile, layanan gratis Google untuk mendaftarkan dan mengelola informasi bisnis agar tampil di Google Search dan Google Maps.

Pergantian nama terjadi pada November 2021. Setahun setelahnya, Juli 2022, aplikasi mobile Google My Business dimatikan sepenuhnya. Google memindahkan seluruh pengelolaan ke dua tempat yang sudah dipakai orang setiap hari: hasil pencarian Google dan aplikasi Maps.

Yang membingungkan, singkatan GMB tetap hidup di percakapan sehari-hari — termasuk di kalangan pemilik usaha di Indonesia. Jadi kalau Anda mendengar “optimasi GMB”, yang dimaksud adalah optimasi Google Business Profile.

Apa yang Ditampilkan Profil Bisnis Anda

Ketika seseorang mencari nama bisnis Anda atau kategori layanan di sekitarnya, Google menarik data dari profil ini:

  • Nama, alamat, dan nomor telepon — tiga data yang paling sering dicek pelanggan sebelum datang atau menelepon.
  • Jam operasional, termasuk jam khusus untuk hari libur.
  • Kategori bisnis, yang menentukan pencarian mana saja yang relevan dengan usaha Anda.
  • Foto dan video produk, tempat, dan aktivitas.
  • Ulasan dan rating, beserta balasan dari pemilik.
  • Tautan ke website, tombol telepon, dan permintaan rute.
  • Produk dan layanan beserta harganya, kalau relevan.

Bagi banyak calon pelanggan, tampilan ini yang jadi kesan pertama — bukan website Anda. Mereka melihat rating, melirik foto, membaca satu-dua ulasan, lalu memutuskan menelepon atau tidak. Semuanya terjadi tanpa mereka pernah membuka situs Anda.

Peran Google Business Profile dalam Local SEO

Google menyebutkan tiga hal yang menentukan urutan hasil pencarian lokal: relevansi, jarak, dan ketenaran bisnis.

Relevansi diukur dari seberapa cocok profil Anda dengan apa yang dicari orang. Di sinilah kategori bisnis, deskripsi, dan daftar layanan bekerja. Bengkel yang hanya menulis “bengkel” di kategorinya akan kalah relevan dengan yang menyebutkan spesialisasinya.

Jarak dihitung dari posisi pencari ke lokasi bisnis. Ini yang paling sulit diintervensi — alamat Anda ya alamat Anda. Tapi kelengkapan area layanan bisa membantu kalau Anda memang melayani beberapa wilayah.

Ketenaran dibangun dari hal-hal di luar profil: berapa banyak orang menyebut bisnis Anda, seberapa aktif ulasannya, dan seberapa dikenal nama Anda secara umum.

Profil bisnis menyentuh dua dari tiga faktor itu secara langsung. Itu sebabnya profil yang dibiarkan kosong biasanya kalah dari kompetitor yang mengisinya rapi, walaupun jaraknya lebih dekat ke pencari. Untuk melihat posisinya dalam strategi yang lebih besar, pahami dulu cara kerja Local SEO.

Cara Mendaftar dan Mengelola Profil

  1. Buka google.com/business dan masuk dengan akun Google yang akan Anda pakai untuk mengelola bisnis. Pakai akun yang benar-benar Anda kontrol, bukan akun karyawan yang bisa berganti.
  2. Masukkan nama bisnis persis seperti yang tertulis di papan nama. Menambahkan kata kunci ke nama bisnis melanggar aturan Google dan bisa berujung suspensi profil.
  3. Pilih kategori utama yang paling spesifik. Kategori tambahan bisa ditambahkan belakangan.
  4. Tentukan alamat atau area layanan. Kalau Anda tidak punya tempat yang bisa didatangi pelanggan, pilih mode area layanan dan sembunyikan alamat.
  5. Lakukan verifikasi. Metodenya bervariasi: kartu pos, telepon, email, atau rekaman video. Google menentukan metode mana yang tersedia untuk kategori dan wilayah Anda.
  6. Lengkapi seluruh isian setelah terverifikasi — jam, foto, deskripsi, layanan, dan tautan.

Setelah aktif, pengelolaan hariannya dilakukan lewat Google Search. Cukup cari nama bisnis Anda sambil login, dan panel pengelolaan akan muncul di atas hasil pencarian. Setelah data dasarnya lengkap, pilih fitur Google Business Profile yang benar-benar relevan untuk kategori bisnis Anda.

Kesalahan yang Paling Sering Terjadi

  • Profil didaftarkan lalu ditinggal. Jam operasional tidak pernah diperbarui, foto masih yang tiga tahun lalu, ulasan tidak pernah dibalas.
  • Alamat berbeda-beda antara profil Google, website, dan direktori lain. Ketidakkonsistenan ini melemahkan kepercayaan Google terhadap data Anda; rapikan dengan prinsip konsistensi NAP.
  • Kategori asal pilih. Kategori yang salah bikin profil Anda muncul di pencarian yang tidak relevan, dan tidak muncul di pencarian yang seharusnya.
  • Ulasan negatif dibiarkan tanpa balasan. Yang membaca balasan Anda bukan si pemberi ulasan, tapi calon pelanggan berikutnya.

Pertanyaan Umum Seputar Google My Business

Apakah Google My Business dan Google Business Profile berbeda?

Sama, hanya berbeda nama. Google Business Profile adalah nama resmi sejak November 2021. Google My Business adalah nama lamanya.

Apakah masih ada aplikasi khusus untuk mengelolanya?

Tidak ada. Aplikasi Google My Business berhenti berfungsi pada Juli 2022. Pengelolaan sekarang dilakukan lewat Google Search dan aplikasi Google Maps.

Apakah bisnis online tanpa toko fisik bisa mendaftar?

Bisa, selama Anda melayani pelanggan secara langsung di lokasi mereka. Jasa servis panggilan, katering, atau kontraktor bisa memakai mode area layanan. Bisnis yang murni online tanpa interaksi tatap muka tidak memenuhi syarat.

Berapa lama proses verifikasi?

Bervariasi, dari beberapa menit sampai beberapa minggu, tergantung metode yang diberikan Google. Verifikasi lewat video biasanya paling cepat, sementara kartu pos paling lama.