Skip to main content

Kapasitas Hosting untuk Website Bisnis: Kenapa Storage Kecil Jadi Masalah

• 4 menit

Kapasitas hosting website bisnis diuji setelah website berjalan: gambar, backup, dan email menghabiskan storage dan inode, lalu website melambat atau down.

Kapasitas storage dan inode hosting untuk website bisnis

Masalahnya Tidak Muncul di Hari Peluncuran

Hampir tidak ada pemilik bisnis yang mengeluhkan kapasitas hosting di minggu pertama. Website baru ukurannya kecil, halamannya sedikit, dan paket hosting paling hemat pun terasa lebih dari cukup. Keluhan biasanya datang beberapa bulan kemudian, dalam bentuk yang tidak langsung terlihat berhubungan dengan hosting.

Gambar produk baru tiba-tiba gagal diunggah. Email dari pelanggan tidak masuk. Plugin tidak bisa diperbarui. Website terasa makin lambat tanpa ada perubahan berarti. Setelah ditelusuri, penyebabnya sama: kapasitas hosting sudah penuh.

Hosting adalah layanan tempat file website disimpan di server. Pengertian dan cara kerjanya dibahas di hosting adalah. Yang perlu Anda perhatikan sebagai pemilik bisnis adalah apa saja yang pelan-pelan mengisi ruang itu.

Yang Mengisi Storage Bukan Halaman Website

File website bisnis sendiri jarang besar. Yang membuat storage cepat penuh adalah hal-hal yang bertambah setiap hari tanpa ada yang memantau.

Pertama, gambar dan dokumen. Setiap foto produk, portofolio, atau artikel baru menambah file. Kalau website memakai WordPress, satu gambar yang diunggah juga disalin menjadi beberapa ukuran berbeda, sehingga satu foto tersimpan sebagai beberapa file sekaligus.

Kedua, backup. Backup yang disimpan di akun hosting yang sama memakan ruang kurang lebih sebesar website itu sendiri, dikalikan jumlah salinan yang disimpan. Ketika storage penuh, backup sering menjadi yang pertama gagal, dan kegagalan itu baru ketahuan ketika website perlu dipulihkan.

Ketiga, email bisnis. Pada shared hosting, kotak masuk dengan domain sendiri umumnya berbagi kuota dengan website. Lampiran penawaran, invoice, dan foto kiriman pelanggan menumpuk di sana dari hari ke hari.

Jadi, Anda memang tidak perlu mengejar storage raksasa untuk file website. Namun ruang untuk backup dan email tetap harus ikut dihitung saat memilih paket.

Inode, Batas yang Jarang Dibaca

Ada satu batas lagi yang sering luput dibaca di halaman penawaran hosting, yaitu inode. Inode adalah batas jumlah file dan folder yang boleh ada di akun hosting. Batas ini bisa habis lebih dulu daripada ruang penyimpanan.

Website dengan banyak gambar kecil, file cache, dan ribuan email bisa menyimpan ratusan ribu file walau ukuran totalnya belum besar. Akibatnya, paket yang menjanjikan storage cukup lega tetap bisa dinyatakan penuh. Saat membandingkan paket, minta dua angka sekaligus: kapasitas storage dan batas inode.

Paket Murah yang Akhirnya Mahal

Paket hosting termurah terlihat masuk akal di awal, dan untuk sebagian website memang cukup. Masalahnya muncul ketika kapasitas habis di tengah jalan, karena biaya yang dibayar kemudian bukan lagi sekadar selisih harga paket.

Plugin dan tema yang tidak bisa diperbarui berarti celah keamanan dibiarkan terbuka. Email yang terpental karena kotak masuk penuh berarti calon pelanggan mengira pesannya sudah terkirim, padahal tidak pernah sampai. Ada juga waktu yang habis untuk mencari penyebab dan membersihkan file.

Naik paket biasanya bisa dilakukan. Yang lebih berisiko adalah pindah penyedia ketika website sudah ramai, karena migrasi selalu membawa kemungkinan data tertinggal dan website sempat tidak bisa diakses.

Kapasitas Ketat, Sumber Daya Ikut Ketat

Paket dengan storage kecil pada shared hosting umumnya juga membatasi CPU, RAM, dan jumlah proses yang berjalan bersamaan. Batas ini jarang terasa di hari biasa, tetapi langsung terasa saat pengunjung sedang ramai, misalnya ketika iklan baru berjalan atau promo dibagikan ke grup WhatsApp.

Di momen seperti itu, server menolak sebagian permintaan dan pengunjung melihat halaman error. Mereka tidak tahu hosting sedang penuh. Yang mereka tahu, website bisnis Anda tidak bisa dibuka tepat ketika mereka tertarik. Kalau website Anda sudah sering melambat, perbandingan pilihan hosting ada di perbedaan jenis hosting website, sedangkan batas wajar shared hosting dijelaskan di kelebihan dan kekurangan shared hosting.

Kalau Anda sedang menyiapkan website baru, tanyakan storage dan batas inode sejak awal. Roofel menjelaskan spesifikasinya sebelum proyek pembuatan website dengan hosting standar bisnis dimulai.