Beriklan Tanpa Tahu Mana yang Berhasil
Banyak bisnis menjalankan beberapa iklan sekaligus: satu di Google Ads, beberapa di Instagram dan Facebook, mungkin satu lagi di TikTok. Setiap bulan anggaran keluar, dan setiap bulan ada pelanggan yang masuk. Tetapi ketika ditanya iklan mana yang sebenarnya mendatangkan pelanggan, jawabannya sering hanya perkiraan.
Dashboard iklan memang menampilkan jumlah tayangan dan klik. Masalahnya, klik belum tentu berarti calon pelanggan. Iklan dengan klik terbanyak bisa saja mendatangkan pengunjung yang langsung pergi, sedangkan iklan dengan klik lebih sedikit justru mendatangkan orang yang mengisi formulir.
Pixel tracking menutup celah itu. Pixel adalah potongan kode dari platform iklan, seperti Meta Pixel atau tag Google Ads, yang dipasang di landing page untuk mencatat apa yang dilakukan pengunjung setelah mengklik iklan. Pengertian landing page dan perannya dalam kampanye ada di apa itu landing page.
Mengetahui Iklan yang Benar-Benar Menghasilkan
Manfaat pertama pixel adalah menghubungkan iklan dengan hasil. Ketika pengunjung dari sebuah iklan mengisi formulir, menekan tombol WhatsApp, atau menyelesaikan pembelian, pixel mencatat tindakan itu sebagai konversi dan mengirimkannya kembali ke platform iklan.
Dari situ, laporan iklan berubah makna. Anda tidak lagi hanya melihat iklan mana yang paling banyak diklik, tetapi iklan mana yang paling banyak menghasilkan kontak dan berapa biaya untuk setiap kontak tersebut. Dua iklan dengan biaya per klik yang sama bisa menunjukkan biaya per calon pelanggan yang sangat berbeda.
Data konversi ini juga dipakai platform iklan untuk bekerja lebih baik. Sistem seperti Google Ads dan Meta belajar dari pengunjung yang benar-benar melakukan konversi, lalu mencari orang dengan karakteristik serupa. Tanpa pixel, sistem hanya bisa mengoptimasi klik, dan hasilnya sering berupa banyak klik dengan sedikit kontak.
Membangun Audiens untuk Iklan Lanjutan
Sebagian besar pengunjung landing page tidak langsung menghubungi di kunjungan pertama. Mereka membaca, membandingkan dengan pilihan lain, lalu pergi. Ini wajar, terutama untuk layanan atau produk dengan nilai pembelian yang cukup besar.
Pixel memungkinkan Anda menjangkau mereka kembali. Pengunjung yang pernah membuka landing page bisa dikelompokkan menjadi audiens, lalu ditampilkan iklan lanjutan. Pendekatan yang biasa disebut retargeting ini menyasar orang yang sudah mengenal penawaran Anda, sehingga pesan iklannya bisa lebih spesifik daripada iklan untuk orang yang belum pernah mendengar nama bisnis Anda.
Audiens juga bisa dipilah lebih detail. Orang yang hanya membuka halaman bisa diberi iklan pengingat, sedangkan orang yang sudah sampai ke halaman harga tetapi belum menghubungi bisa diberi penawaran konsultasi. Daftar pengunjung yang sudah menjadi pelanggan pun bisa dikecualikan agar anggaran tidak terpakai untuk mereka.
Anggaran Dialihkan ke Kampanye yang Terbukti
Ketika data konversi sudah terkumpul, keputusan anggaran menjadi lebih mudah. Kampanye yang biaya per calon pelanggannya rendah bisa ditambah anggarannya. Kampanye yang terus menghabiskan uang tanpa menghasilkan kontak bisa dihentikan atau diperbaiki.
Tanpa pixel, keputusan seperti ini biasanya diambil berdasarkan perasaan atau jumlah klik. Anggaran sering tetap mengalir ke iklan yang terlihat ramai, padahal tidak menghasilkan apa-apa. Dengan data yang jelas, setiap rupiah bisa diarahkan ke kampanye yang sudah terbukti bekerja. Gambaran lebih luas tentang pemasaran lewat mesin pencari bisa Anda baca di SEM adalah.
Pahami Batasnya
Data pixel tidak pernah benar-benar lengkap. Sebagian pengunjung memakai pemblokir iklan, menolak pelacakan di perangkatnya, atau menghubungi lewat jalur yang tidak tercatat. Karena itu, angka konversi di dashboard sebaiknya dibaca sebagai pembanding antariklan, bukan jumlah pasti. Pastikan juga pengunjung diberi tahu tentang penggunaan data lewat kebijakan privasi di website.
Kalau Anda akan menjalankan kampanye dalam waktu dekat, Roofel menyediakan pembuatan landing page untuk iklan yang sudah siap dipasangi pixel sejak awal.