Skip to main content

Social Media Analytics dan Metrics: Pengertian, Metrik Penting, dan Alatnya

•
• 6 menit

Social media analytics adalah proses mengumpulkan dan membaca data media sosial untuk mengambil keputusan pemasaran. Pengertian, metrik yang dipantau, informasi yang didapat, dan alatnya.

Social Media Analytics dan Metrics: Pengertian, Metrik Penting, dan Alatnya

Social Media Analytics Adalah

Social media analytics adalah proses mengumpulkan dan membaca data dari platform media sosial untuk mengambil keputusan pemasaran yang lebih baik. Data itu mencakup performa unggahan, interaksi audiens, karakter pengikut, dan percakapan tentang sebuah brand.

Metrics dan analytics sering dipakai bergantian, padahal berbeda. Metrics adalah angka-angkanya, seperti jangkauan, jumlah komentar, atau klik. Analytics adalah pekerjaan membaca angka-angka itu untuk menjawab pertanyaan, misalnya konten mana yang membawa pertanyaan pembeli dan konten mana yang hanya ramai disukai.

Metrik yang Biasa Dipantau

Metrik media sosial terbagi dalam lima kelompok, dan setiap kelompok menjawab pertanyaan yang berbeda.

  • Jangkauan. Reach adalah jumlah akun unik yang melihat konten, sedangkan impressions adalah total berapa kali konten tampil, termasuk tampilan berulang ke akun yang sama. Keduanya menjawab “seberapa banyak orang yang melihat”.
  • Keterlibatan. Suka, komentar, bagikan, dan simpan. Gabungannya biasa dihitung sebagai engagement rate, yaitu total interaksi dibagi reach atau dibagi jumlah pengikut. Rumus mana pun boleh dipakai, asalkan sama dari bulan ke bulan. Penjelasannya ada di engagement.
  • Konversi. Click-through rate (CTR) adalah persentase orang yang mengklik tautan dari yang melihat konten. Conversion rate adalah persentase pengunjung yang melakukan tindakan sesudahnya, seperti membeli atau mengisi formulir. Konversi ini biasanya terbaca di website, bukan di aplikasi media sosial.
  • Audiens dan pertumbuhan. Pertumbuhan pengikut, usia, lokasi, bahasa, dan jam paling aktif. Kelompok ini menentukan untuk siapa konten dibuat dan kapan diterbitkan.
  • Sentimen dan sebutan. Seberapa sering brand disebut dan apakah nadanya positif, negatif, atau netral. Ini pertanda awal masalah reputasi sebelum muncul di ulasan.

Satu metrik jarang berarti apa-apa kalau berdiri sendiri. Jangkauan yang naik tanpa diikuti klik, misalnya, menunjukkan konten dilihat tetapi tidak mendorong tindakan.

Informasi yang Didapat dan Kegunaannya

Data media sosial berguna sejauh ia mengubah keputusan: konten apa yang dibuat, untuk siapa, dan berapa anggaran yang layak dikeluarkan.

  • Memahami audiens. Data demografi dan jam aktif menunjukkan siapa yang benar-benar mengikuti, yang sering berbeda dari target yang dibayangkan.
  • Memilih konten. Format dan topik yang paling banyak disimpan dan dibagikan layak diproduksi lebih sering.
  • Menilai kampanye. Biaya iklan bisa dibandingkan dengan klik dan penjualan yang dihasilkan, sehingga terlihat kampanye mana yang layak dilanjutkan.
  • Menjaga reputasi. Lonjakan sebutan bernada negatif memberi waktu untuk menanggapi sebelum keluhan menyebar.
  • Membandingkan dengan pesaing. Frekuensi unggahan, format, dan tanggapan audiens pesaing memberi acuan, bukan untuk ditiru mentah-mentah.
  • Menemukan mitra. Akun yang sering menyebut dan membagikan konten brand bisa menjadi kandidat kerja sama influencer marketing.

Agar data bisa dibaca terhadap sesuatu, tetapkan tujuan lebih dulu. Kerangka tujuan SMART membantu menentukan angka mana yang benar-benar perlu dipantau.

Alat Social Media Analytics

Hampir semua platform menyediakan analitik bawaan, dan alat tambahan baru diperlukan kalau akun yang dikelola banyak.

  • Analitik bawaan platform. Meta Business Suite untuk Facebook dan Instagram, TikTok Analytics, YouTube Studio, dan LinkedIn Analytics untuk halaman perusahaan. Datanya paling akurat untuk platform masing-masing, tetapi terpisah satu sama lain.
  • Google Analytics. Membaca apa yang terjadi setelah orang mengklik tautan dari media sosial ke website. Tautan perlu diberi parameter UTM supaya sumbernya terbaca rapi. Pemasangan dasarnya dibahas di GA4 dan Search Console sejak website go live.
  • Alat pihak ketiga. Layanan seperti Hootsuite atau Sprout Social mengumpulkan data beberapa platform dalam satu laporan, sekaligus menjadwalkan unggahan. Berguna untuk tim yang mengelola banyak akun.

Langkah membaca data itu, dari menetapkan KPI sampai mengambil keputusan, dibahas di cara menganalisis data social media analytics. Tempat analytics dalam keseluruhan strategi dijelaskan di social media marketing.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa bedanya reach dan impressions? Reach menghitung akun unik yang melihat konten. Impressions menghitung setiap kali konten tampil, jadi satu akun yang melihat tiga kali dihitung satu reach dan tiga impressions.

Berapa engagement rate yang bagus? Tidak ada angka yang berlaku untuk semua akun, karena hasilnya bergantung pada platform, ukuran akun, dan rumus yang dipakai. Acuan yang lebih berguna adalah engagement rate akun Anda sendiri dari bulan ke bulan.