Cara Membaca Daftar Ini
Ada satu aturan yang berlaku hampir tanpa kecuali: makin gampang sebuah backlink didapat, makin kecil pengaruhnya.
Aturan itu logis. Kalau siapa pun bisa memasang tautan di suatu tempat tanpa disaring siapa pun, tautan itu tidak menyatakan apa-apa tentang kualitas situs Anda — dan mesin pencari sudah lama menyesuaikan penilaiannya.
Daftar di bawah disusun dari yang paling menuntut ke yang paling terbuka. Yang dibahas di sini adalah tempatnya — dari mana tautan itu bisa datang. Cara memperolehnya, seperti outreach, guest posting, atau digital PR, adalah pembahasan terpisah.
Satu catatan sebelum masuk: Gary Illyes dari Google menyatakan pada 2023 bahwa tautan bukan tiga besar faktor peringkat. Jadi kejar sumber yang tepat untuk alasan yang tepat — pembaca, kredibilitas, dan penemuan halaman — bukan sebagai jalan pintas peringkat.
Kelompok 1: Sulit Didapat, Bernilai Paling Besar
- Media dan situs berita. Kekuatannya datang dari redaksi yang memutuskan sendiri untuk menulis. Jalur masuknya bukan pengiriman siaran pers massal, melainkan bahan berita yang memang layak.
- Laporan penelitian dan data orisinal yang dikutip orang lain. Ini satu-satunya sumber yang bisa terus menghasilkan tautan bertahun-tahun tanpa Anda menghubungi siapa pun lagi.
- Situs asosiasi industri dan penyelenggara acara. Biasanya menuntut keanggotaan atau kontribusi nyata, dan itu justru yang membuat tautannya bernilai.
Kelompok 2: Menuntut Kerja, Nilainya Sedang
- Publikasi yang menerima tulisan tamu. Sah selama tulisannya layak terbit. Yang dilarang Google adalah kampanye artikel skala besar dengan anchor yang dioptimasi.
- Ulasan produk atau layanan. Perlu hati-hati: Google menyebut secara khusus mengirim produk agar seseorang menulis dan menautkan sebagai bagian dari skema tautan. Tautan semacam itu wajib ditandai
rel="sponsored". - Situs pemerintah dan pendidikan. Nilainya sering dilebih-lebihkan. Google menyatakan ekstensi domain tidak memberi bobot khusus — sebuah tautan
.edudinilai seperti tautan lain, berdasarkan halaman dan konteksnya.
Kelompok 3: Mudah Didapat, Pengaruhnya Kecil
- Direktori industri dan direktori bisnis. Berguna untuk konsistensi data usaha, bukan untuk peringkat.
- Halaman profil di platform pihak ketiga. Sah dan pantas diisi, tapi jangan dihitung sebagai pencapaian link building.
- Forum dan komunitas online. Hampir seluruhnya bertanda
ugcataunofollow. Nilainya ada pada pembaca dan penyebutan merek. - Kolom komentar blog. Sama seperti forum, dan lebih sering jadi pembuka hubungan daripada sumber tautan.
- Platform sosial bookmarking dan media sosial. Tautannya bertanda secara bawaan. Nilainya distribusi, bukan otoritas.
Bagaimana dengan Situs Berbahasa Asing?
Ini pertanyaan yang sering muncul, dan jawabannya bergantung pada siapa pembaca Anda.
Kalau target pasar Anda ada di Indonesia, backlink dari situs berbahasa asing bukan prioritas. Relevansi topik dan kedekatan dengan pembaca lebih menentukan daripada asal negaranya, dan tautan dari situs berbahasa Inggris yang tidak relevan tidak lebih bernilai daripada tautan lokal yang relevan.
Situasi yang membuatnya masuk akal:
- Bisnis Anda memang melayani pasar luar — ekspor, layanan lepas lintas negara, atau produk digital.
- Situs Anda punya versi berbahasa lain yang ditata dengan
hreflangyang benar, termasuk tautan balik dua arah antarversi. - Data atau riset Anda memang berskala internasional dan pantas dikutip publikasi luar.
Kalau tiga hal itu tidak berlaku, waktu yang sama hampir selalu lebih menghasilkan kalau dipakai untuk media dan komunitas berbahasa Indonesia.
Sumber yang Sebaiknya Dihindari
- Jaringan blog yang dibuat untuk menjual tautan (PBN). Sejak 2022 Google memakai SpamBrain untuk membatalkan tautan tidak wajar, dan menyatakan manfaat peringkat yang sempat dihasilkannya hilang serta tidak bisa dikembalikan.
- Situs yang menerbitkan topik campur aduk — properti, judi, dan kesehatan di satu tempat.
- Layanan yang menjanjikan jumlah tautan per bulan dengan harga tetap.
- Situs yang menjual penempatan berdasarkan skor DA. Domain Authority adalah metrik Moz, bukan milik Google, dan bisa dinaikkan dengan tautan berkualitas rendah.
Cara Memilih Sumber untuk Situs Anda Sendiri
- Mulai dari yang sudah ada. Periksa siapa yang sudah menaut Anda tanpa diminta — itu memberi tahu jenis situs mana yang secara alami tertarik.
- Lihat profil tautan pesaing yang menempati peringkat. Yang dicari jenis situsnya, bukan jumlahnya.
- Buang yang tidak realistis. Media nasional untuk usaha yang baru berjalan enam bulan biasanya bukan sasaran yang produktif.
- Selesaikan dulu yang mudah dan permanen. Profil, direktori bisnis, dan konsistensi data usaha. Sekali dikerjakan, tidak perlu diulang.
- Baru investasikan waktu di kelompok pertama. Ini yang menghasilkan, dan ini yang tidak bisa dipercepat dengan uang tanpa melanggar kebijakan.
FAQ
Berapa banyak sumber yang perlu digarap sekaligus?
Dua sampai tiga jalur yang dikerjakan konsisten lebih menghasilkan daripada sepuluh jalur yang disentuh sesekali. Sebagian besar jalur di kelompok pertama menuntut kehadiran berulang, bukan sekali jalan.
Apakah backlink dari situs kecil tidak berguna?
Berguna, kalau relevan. Situs kecil yang membahas bidang yang sama memberi konteks yang jelas; situs besar yang topiknya jauh tidak. Relevansi lebih menentukan daripada ukuran.
Apa sumber terbaik untuk bisnis lokal?
Direktori bisnis dengan data yang konsisten, media daerah, dan asosiasi usaha setempat. Tiga jalur ini realistis dijangkau dan langsung berhubungan dengan pembaca yang bisa jadi pelanggan.
Sumber perlu dipilih setelah memahami kriteria backlink berkualitas, bukan dari daftar situs yang panjang. Untuk jalur yang aktif dikejar, lanjutkan ke strategi link building dan backlink outreach.
Untuk target yang membutuhkan proses editorial, pelajari backlink dari situs berita dan otoritas industri atau institusi pemerintah dan pendidikan. Untuk kebutuhan bisnis yang lebih dekat, ada panduan tentang direktori industri atau asosiasi, ulasan produk atau layanan, serta website profile.