Tips Membuat Desain Website User Friendly | Update Terbaru

Yuda Prima Jasa
Tips Membuat Desain Website User Friendly

di artikel ini yang akan membahas tips untuk merancang navigasi website yang intuitif dan ramah pengguna.


Selamat datang di artikel ini yang akan membahas tips untuk merancang navigasi website yang intuitif dan ramah pengguna. Dalam dunia desain website, navigasi yang baik adalah salah satu faktor paling penting untuk meningkatkan interaksi pengguna dan tingkat konversi.

Dalam pos ini, kita akan membahas berbagai strategi untuk membangun navigasi yang mudah dipahami dan mudah digunakan. Salah satunya adalah menciptakan struktur hirarkis yang jelas dan konsisten, yang memungkinkan pengunjung website untuk dengan mudah menemukan halaman yang diinginkan tanpa harus berkeliling.

Selain itu, kita juga akan membahas pentingnya menggunakan label yang deskriptif dan jelas untuk setiap tautan navigasi. Hal ini akan membantu pengunjung dengan cepat memahami tujuan dari setiap halaman dan mengurangi kebingungan mereka.

Terakhir, kita akan melihat pentingnya menggunakan elemen visual yang konsisten dalam navigasi, seperti menu yang terlihat sama di setiap halaman. Hal ini akan membantu pengguna merasa lebih familiar dengan website dan mengurangi kebingungan mereka.

Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat membangun navigasi yang intuitif dan ramah pengguna, meningkatkan pengalaman pengguna, dan meningkatkan tingkat konversi.

Pentingnya Navigasi Intuitif dalam Desain Website

Navigasi yang intuitif adalah salah satu elemen terpenting dalam desain website yang ramah pengguna. Ketika pengunjung mengunjungi website, mereka ingin dengan mudah menemukan informasi yang mereka butuhkan tanpa harus menghabiskan waktu mencari-cari. Navigasi yang buruk dapat membuat pengunjung frustrasi dan meninggalkan website Anda dengan cepat.

Untuk membangun navigasi yang intuitif, Anda perlu memahami perilaku dan harapan pengguna. Ketika seseorang mengunjungi website, mereka cenderung mencari menu navigasi di bagian atas halaman atau di sisi kiri. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa navigasi Anda terletak di tempat yang mudah ditemukan dan mudah diakses oleh pengunjung.

Perencanaan Arsitektur Informasi Website Anda

Sebelum Anda mulai merancang navigasi website Anda, penting untuk merencanakan arsitektur informasi yang baik. Ini melibatkan mengidentifikasi halaman utama yang akan ada di website Anda dan memikirkan bagaimana halaman-halaman ini akan terkait satu sama lain.

Saat merencanakan arsitektur informasi, pertimbangkan bagaimana pengunjung akan mencari informasi di website Anda. Apakah mereka akan mencari berdasarkan topik, kategori, atau jenis konten? Pertimbangkan juga tingkat kedalaman navigasi yang diperlukan untuk mencapai halaman-halaman yang lebih spesifik.

Mengorganisir Konten untuk Navigasi yang Mudah

Setelah Anda merencanakan arsitektur informasi, langkah berikutnya adalah mengorganisir konten Anda agar mudah dijangkau melalui navigasi. Pertama, identifikasi kategori utama atau topik yang akan menjadi bagian dari navigasi utama Anda.

Selanjutnya, kelompokkan halaman-halaman yang saling terkait ke dalam kategori-kategori ini. Pastikan setiap halaman memiliki tempat yang jelas dalam struktur navigasi Anda. Ini akan membantu pengunjung dengan mudah menavigasi antara halaman-halaman terkait dan menemukan informasi yang mereka cari.

Memilih Gaya Menu Navigasi yang Tepat

Saat merancang navigasi, Anda memiliki beberapa opsi gaya menu yang dapat Anda pilih. Salah satu yang paling umum adalah menu horizontal yang terletak di bagian atas halaman. Menu ini sering digunakan untuk menampilkan kategori utama atau halaman-halaman penting.

Anda juga dapat menggunakan menu vertikal yang terletak di sisi kiri atau kanan halaman. Menu vertikal sering digunakan untuk menampilkan menu navigasi yang lebih terperinci atau submenu dari kategori utama.

Pilihan lainnya adalah menggunakan menu dropdown, yang memungkinkan pengunjung untuk mengakses submenu dengan mengarahkan kursor ke menu utama. Ini bisa menjadi pilihan yang bagus jika Anda memiliki banyak halaman atau submenu yang ingin ditampilkan.

Menggunakan Label yang Jelas dan Deskriptif

Salah satu kunci untuk membuat navigasi yang intuitif adalah menggunakan label yang jelas dan deskriptif untuk setiap tautan. Ketika pengunjung melihat daftar tautan navigasi, mereka harus dengan mudah memahami tujuan dari setiap halaman.

Gunakan kata-kata yang mudah dimengerti dan deskriptif untuk menggambarkan isi halaman. Hindari penggunaan label yang ambigu atau terlalu umum. Misalnya, jika Anda memiliki halaman tentang "Produk", berikan label yang lebih spesifik seperti "Produk Elektronik" atau "Produk Fashion".

Menggabungkan Fungsi Pencarian

Selain navigasi utama, penting juga untuk menyediakan fungsi pencarian yang mudah diakses bagi pengunjung website. Fungsi pencarian memungkinkan pengunjung untuk dengan cepat mencari informasi yang mereka butuhkan tanpa harus menavigasi melalui menu atau struktur navigasi.

Pastikan kotak pencarian terletak di tempat yang mudah ditemukan, seperti di bagian atas halaman atau di sebelah menu navigasi. Pastikan juga tombol pencarian terlihat jelas dan mudah diakses.

Memanfaatkan Breadcrumbs dan Tautan Terkait

Breadcrumbs adalah elemen navigasi yang menunjukkan jalur yang diikuti pengunjung untuk mencapai halaman saat ini. Misalnya, jika pengunjung berada di halaman "Produk Elektronik", breadcrumbs dapat menampilkan jalur seperti "Beranda > Produk > Produk Elektronik".

Breadcrumbs membantu pengunjung memahami posisi mereka dalam struktur navigasi website dan memungkinkan mereka dengan mudah kembali ke halaman sebelumnya. Ini sangat berguna jika pengunjung berada dalam tingkat kedalaman yang lebih dalam dalam navigasi website.

Selain breadcrumbs, juga penting untuk menyediakan tautan terkait di setiap halaman. Tautan terkait memungkinkan pengunjung dengan cepat menemukan halaman-halaman terkait yang mungkin menarik bagi mereka. Ini dapat meningkatkan navigasi internal dan mendorong pengunjung untuk menjelajahi lebih banyak konten di website Anda.

Mengoptimalkan Navigasi untuk Perangkat Mobile

Dalam era perangkat mobile, penting untuk memastikan navigasi website Anda dioptimalkan untuk penggunaan di perangkat mobile. Desain responsif adalah pendekatan yang umum digunakan untuk mencapai ini.

Dengan desain responsif, tata letak dan tampilan navigasi website Anda akan menyesuaikan dengan ukuran layar perangkat yang digunakan oleh pengunjung. Pastikan navigasi tetap mudah diakses dan mudah digunakan bahkan pada layar yang lebih kecil.

Menguji dan Memperbaiki Navigasi Website Anda

Setelah Anda merancang dan mengimplementasikan navigasi website, penting untuk menguji dan memperbaikinya secara teratur. Lakukan pengujian pengguna untuk melihat bagaimana mereka berinteraksi dengan navigasi Anda dan apakah mereka mengalami kesulitan dalam menemukan informasi yang mereka butuhkan.

Anda juga dapat menggunakan alat analisis web untuk melacak perilaku pengunjung dan melihat bagaimana mereka berpindah antara halaman-halaman di website Anda. Jika Anda melihat pola yang menunjukkan kesulitan navigasi, pertimbangkan untuk melakukan perbaikan dan perubahan yang diperlukan.

Kesimpulan

Navigasi yang intuitif dan ramah pengguna adalah kunci untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan tingkat konversi di website Anda. Dengan merencanakan struktur navigasi yang jelas, menggunakan label yang deskriptif, dan menyediakan fungsi pencarian yang mudah diakses, Anda dapat meningkatkan kemampuan pengunjung dalam menemukan informasi yang mereka butuhkan.

Jangan lupa untuk menguji dan memperbaiki navigasi website Anda secara teratur, dan pastikan untuk mengoptimalkan navigasi untuk perangkat mobile. Dengan menerapkan tips-tips ini, Anda akan dapat membangun navigasi yang intuitif dan ramah pengguna, meningkatkan pengalaman pengguna, dan meningkatkan tingkat konversi di website Anda.


Jika Anda ingin memulai pembuatan website bisnis, hubungi jasa pembuatan website UMKM kami yang berpengalaman dalam membuat website profesional, atau Anda bisa menggunakan jasa pembuatan website profesional dengan harga yang lebih terjangkau namun tetap berkualitas.