Skip to main content

Website User Friendly: Navigasi, Struktur, dan Hal yang Bikin Orang Pergi

Panduan praktis membuat website mudah dipakai - dari menyusun navigasi yang bisa ditebak sampai daftar hal yang paling sering membuat pengunjung menutup halaman.

Website User Friendly: Navigasi, Struktur, dan Hal yang Bikin Orang Pergi

Apa Artinya User Friendly

Website yang user friendly adalah website di mana pengunjung bisa menyelesaikan tujuannya tanpa harus berpikir keras — dan tanpa bertanya kepada siapa pun.

Ukurannya bukan seberapa banyak fitur, melainkan seberapa sedikit hambatan. Artikel ini soal praktiknya; konsep UI versus UX dan cara mengujinya dibahas terpisah.

Navigasi adalah tempat orang tersesat lebih dulu sebelum sempat menilai apa pun.

Delapan aturan navigasi yang bisa ditebak

  1. Taruh menu di tempat yang biasa — atas untuk layar besar, ikon menu di kanan atas untuk ponsel. Ini bukan soal kreativitas.
  2. Logo mengarah ke beranda. Ini kebiasaan yang sudah terbentuk; melanggarnya membingungkan tanpa memberi keuntungan apa pun.
  3. Batasi menu utama di kisaran lima sampai tujuh butir. Lebih dari itu, tidak ada yang terbaca.
  4. Pakai nama yang lugas. “Layanan” mengalahkan “Solusi Kami”. “Kontak” mengalahkan “Mari Terhubung”.
  5. Tunjukkan posisi pengunjung sekarang — sorot butir menu yang aktif, dan sediakan jalur navigasi untuk situs yang dalam.
  6. Sediakan pencarian kalau halamannya banyak, dan pastikan hasilnya berguna.
  7. Footer memuat yang tidak muat di menu utama — kontak, halaman hukum, tautan sekunder.
  8. Jangan sembunyikan menu di layar besar kalau ruangnya cukup. Ikon menu di desktop menambah satu klik tanpa alasan.

Menu turun bertingkat dua sudah maksimum. Tingkat ketiga hampir mustahil dipakai di ponsel dan sering menandakan strukturnya yang perlu disederhanakan, bukan menunya.

Struktur Halaman

  • Satu halaman menjawab satu pertanyaan.
  • Jawaban di depan, sebelum penjelasan panjang.
  • Judul bagian yang menggambarkan isinya, supaya bisa dipindai sekilas.
  • Paragraf pendek. Dinding teks tidak dibaca di ponsel.
  • Langkah berikutnya yang jelas di setiap halaman. Halaman tanpa jalan keluar adalah jalan buntu.

Formulir

Bagian yang paling sering membuang calon pelanggan:

  • Minta yang benar-benar dibutuhkan untuk menindaklanjuti. Setiap kolom tambahan mengurangi yang mengisi.
  • Tandai yang wajib dan yang opsional dengan jelas.
  • Jangan hapus isian saat ada yang salah. Tandai kolomnya, pertahankan sisanya.
  • Beri konfirmasi setelah terkirim — dan sebutkan kapan akan dihubungi.
  • Sediakan jalur alternatif. Di Indonesia, banyak orang lebih memilih langsung mengirim pesan daripada mengisi formulir.

Hal yang Paling Sering Membuat Orang Pergi

  • Halaman lambat. Tidak ada perbaikan lain yang menolong kalau pengunjung menutup sebelum halaman tampil.
  • Tidak bisa menemukan kontak dalam sepuluh detik.
  • Jendela munculan yang menutupi isi sebelum sempat membaca apa pun.
  • Teks terlalu kecil atau kontrasnya kurang.
  • Tombol yang terlalu berdekatan di ponsel, sehingga sering salah tekan.
  • Tidak ada harga atau kisarannya, tanpa penjelasan kenapa.
  • Informasi yang sudah kedaluwarsa — jam operasional lama, layanan yang sudah tidak ada.

Cara Memeriksa Sendiri

  1. Buka di ponsel dengan koneksi seadanya.
  2. Coba selesaikan satu tugas dan hitung berapa klik yang dibutuhkan.
  3. Minta orang yang belum pernah membuka mencari satu informasi, sambil Anda diam mengamati.
  4. Periksa halaman yang banyak dibuka tapi sedikit yang lanjut.
  5. Baca ulang nama-nama di menu dan tanyakan apakah orang luar akan menebak isinya dengan benar.

FAQ

Berapa klik maksimal untuk sampai ke informasi penting?

Tidak ada angka bakunya, tapi kalau butuh lebih dari tiga klik dari beranda, biasanya strukturnya yang perlu diperbaiki — bukan menunya ditambah.

Apakah jendela munculan selalu buruk?

Tidak selalu, tapi waktunya yang menentukan. Munculan yang langsung menutupi isi sebelum pengunjung membaca apa pun hampir selalu merugikan.

Bagaimana kalau situs saya banyak halaman?

Sediakan pencarian yang berfungsi dan jalur navigasi yang jelas, lalu pastikan menu utama tetap ringkas. Menu panjang bukan solusi untuk situs besar.

Kemudahan itu harus bertahan di layar kecil, jadi lanjutkan dengan pemeriksaan desain website responsif.