Skip to main content

Generator Hreflang Tag — HTML & XML Sitemap Multi-Language dengan Validator

Generate hreflang tag untuk website multibahasa (Indonesia + English + regional). 5 preset skenario (ID, ID+EN, Southeast Asia, Global e-commerce, Custom). Output HTML <link> per halaman + XML sitemap. Validator reciprocal linking, BCP-47, x-default. 100% di browser.

Semua proses 100% di browser Anda. File tidak pernah di-upload ke server kami.

Preset skenario (pilih lalu edit URL-nya)
Daftar URL & Bahasa (3 entries)
1
2
3
❌ Error (3)
Baris 1: URL kosong
Baris 2: URL kosong
Baris 3: URL kosong
🌏

Website Indonesia target ekspor

Produk UMKM atau jasa konsultan Indonesia yang target client Singapura, Malaysia, Australia — butuh versi en-SG + en-MY + en-AU + id-ID.

📚

Media & publisher multibahasa

Artikel di-translate ke English untuk reach internasional — hreflang pastikan Google SERP tampilkan versi sesuai bahasa user.

🛍️

E-commerce multi-region

Toko online dengan versi harga + kurir per region (IDR untuk ID, SGD untuk SG) — hreflang route user ke halaman dengan currency & shipping yang benar.

Kesalahan Umum Hreflang yang Tool Ini Cegah

❌ Non-reciprocal linking

Halaman A link ke B, tapi B tidak link balik ke A → Google IGNORE seluruh hreflang. Tool ini auto-generate reciprocal.

❌ Format lang code salah

Underscore (id_ID) bukan dash (id-ID), region lowercase (id-id bukan id-ID). Validator real-time cegah ini.

⚠️ Missing x-default

Multi-region tanpa x-default = user dari region non-target (mis. Jerman, Brazil) dapat fallback random. Tool kasih warning.

⚠️ Missing self-reference

Halaman harus reference dirinya sendiri di hreflang set. Tool auto-include self.

// pertanyaan umum

FAQ tentang tool ini

Apa itu hreflang tag dan kapan saya perlu?

Hreflang adalah HTML tag (atau entry di XML sitemap) yang kasih tahu Google: "halaman ini punya versi bahasa lain di URL ini". Perlu kalau website Anda punya: (1) versi bahasa berbeda (mis. id + en), (2) versi region berbeda tapi bahasa sama (mis. en-US + en-GB + en-SG untuk market berbeda). Kalau website cuma 1 bahasa, SKIP hreflang — nggak perlu. Hreflang membantu Google tampilkan versi yang sesuai dengan lokasi + bahasa user di SERP.

Apa bedanya pasang hreflang via HTML vs XML sitemap?

HTML <link> tag: pasang di <head> tiap halaman. Lebih gampang untuk dev (langsung di template). Downside: setiap halaman harus update kalau ada perubahan URL alternates. XML sitemap: satu file XML pusat yang list semua hreflang relationships. Downside: butuh tambah sitemap terpisah di Search Console. Untuk website kecil (<20 halaman multi-lang) pakai HTML tag lebih gampang. Untuk website besar (50+ halaman) XML sitemap lebih maintainable. Tool ini generate keduanya — pilih yang paling fit dengan CMS Anda.

Kenapa setiap halaman harus reference semua halaman lain (reciprocal linking)?

Google aturan keras: hreflang harus RECIPROCAL — kalau halaman A reference B dan C, maka B juga harus reference A dan C, dan C harus reference A dan B. Kalau tidak reciprocal, Google anggap deklarasi nggak kredibel dan ABAIKAN hreflang-nya (alternatif tetap nongol di SERP tanpa filter bahasa). Tool ini auto-generate reciprocal — Anda input 1 set URL+lang, output tiap halaman sudah include semua references termasuk self-reference.

Apa itu x-default dan apakah wajib?

x-default adalah fallback untuk user yang bahasa/regionnya TIDAK MATCH dengan hreflang yang ada. Contoh: hreflang Anda id-ID + en-SG + en-MY. Kalau ada user dari Jerman (de-DE), Google nggak tahu versi mana yang cocok. x-default kasih tahu: "untuk unknown region, tampilkan URL ini" (biasanya versi English utama atau halaman global). Secara teknis x-default TIDAK WAJIB, tapi sangat direkomendasikan untuk website multi-region — tool ini akan kasih warning kalau Anda belum include.

Bagaimana handle URL yang parameter-based vs folder-based?

Parameter-based (contoh: ?lang=id, ?lang=en): secara teknis bisa pakai hreflang, tapi Google lebih prefer URL yang berbeda secara path. Kalau terpaksa, pastikan canonical URL-nya per versi ikut beda (?lang=id punya canonical sendiri). Folder-based (/id/, /en/) atau subdomain (id.domain.com, en.domain.com): ini yang paling clean dan direkomendasikan. Tool ini nggak restrict format URL — input apa saja yang Anda punya, yang penting tiap versi bahasa punya URL unik.

Butuh bantuan SEO menyeluruh?

Tools ini gratis untuk siapa saja. Kalau Anda butuh strategi SEO yang terukur dan result-driven untuk bisnis, tim Roofel siap bantu.

Konsultasi SEO Profesional →