Public IP dan private IP adalah dua kelompok alamat yang bekerja di wilayah berbeda: yang satu bisa dijangkau dari internet, yang lain hanya berlaku di dalam jaringan lokal. Memahami pembagian ini menjelaskan banyak hal yang sering membingungkan — mulai dari kenapa komputer rumah tidak bisa dihubungi dari luar, sampai kenapa banyak perangkat bisa berbagi satu alamat.
Perbedaan Pokoknya
Public IP unik di seluruh internet dan bisa dihubungi dari mana saja; private IP hanya berlaku di dalam satu jaringan dan bisa dipakai berulang di jaringan yang berbeda.
| Public IP | Private IP | |
|---|---|---|
| Cakupan | Seluruh internet | Satu jaringan lokal |
| Keunikan | Unik secara global | Boleh sama di jaringan lain |
| Dijangkau dari luar | Bisa | Tidak bisa langsung |
| Siapa yang memberi | Penyedia internet atau penyedia hosting | Router di jaringan itu |
| Contoh pemakaian | Server hosting, router rumah | Laptop, ponsel, printer di kantor |
Rentang Alamat Private
Tiga rentang berikut sengaja dikhususkan untuk jaringan lokal dan tidak akan pernah dipakai di internet publik.
10.0.0.0sampai10.255.255.255172.16.0.0sampai172.31.255.255192.168.0.0sampai192.168.255.255
Kalau alamat perangkat Anda dimulai dengan salah satu di atas, itu alamat private. Hampir semua perangkat di rumah dan kantor memakainya.
NAT: Bagaimana Banyak Perangkat Berbagi Satu Alamat
NAT adalah mekanisme di router yang menerjemahkan alamat private menjadi satu alamat public saat berkomunikasi ke luar, lalu mengembalikan jawabannya ke perangkat yang benar.
Inilah sebabnya seluruh perangkat di satu rumah terlihat berasal dari satu alamat yang sama di mata server tujuan. Dan inilah juga sebabnya komputer di rumah tidak bisa dihubungi langsung dari internet: dari luar, yang terlihat hanya routernya.
Konsekuensi praktisnya:
- Menjalankan server di rumah menuntut pengaturan tambahan berupa penerusan port di router, itu pun kalau penyedia internet mengizinkan.
- Alamat rumah umumnya berubah-ubah, sehingga tidak bisa diandalkan untuk diarahkan domain.
- Sebagian penyedia internet membagi satu alamat public ke banyak pelanggan sekaligus, sehingga penerusan port tidak mungkin dilakukan sama sekali.
Ketiganya menjelaskan kenapa website ditempatkan di hosting, bukan di komputer sendiri.
Kaitannya dengan Server dan Hosting
Server yang menyimpan website Anda memakai public IP; alamat itulah yang ditunjuk catatan A di pengaturan DNS.
Di sisi lain, private IP juga dipakai di lingkungan server — untuk menghubungkan beberapa server dalam satu jaringan privat. Contoh yang umum: aplikasi di satu server menghubungi basis data di server lain lewat alamat private, sehingga lalu lintasnya tidak melewati internet publik dan port basis data tidak perlu terbuka ke luar.
Pengertian dasar alamat IP, beda IPv4 dan IPv6, serta soal IP bersama di hosting dibahas terpisah di apa itu IP address.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bagaimana mengetahui public IP saya? Cukup buka salah satu layanan yang menampilkan alamat pengunjung. Yang muncul adalah alamat public router Anda, bukan alamat perangkat.
Bagaimana mengetahui private IP perangkat saya? Lewat pengaturan jaringan di sistem operasi, atau lewat perintah pemeriksa alamat di baris perintah. Angkanya akan dimulai dengan salah satu rentang di atas.
Kenapa dua kantor bisa punya alamat 192.168.1.1 yang sama?
Karena alamat private hanya berlaku di dalam jaringan masing-masing. Keduanya tidak pernah bertemu di internet, jadi tidak ada bentrokan.
Apakah private IP lebih aman? Perangkat dengan alamat private memang tidak bisa dihubungi langsung dari internet, dan itu satu lapisan perlindungan. Namun ia tidak melindungi dari perangkat perusak yang masuk lewat unduhan atau dari perangkat lain yang sudah terinfeksi di jaringan yang sama.