Skip to main content

Cara Install WordPress - Tiga Jalur dan Pengaturan Awal yang Wajib

Tiga cara memasang WordPress - lewat panel hosting, manual, dan di komputer sendiri - beserta tujuh pengaturan awal yang wajib dikerjakan sebelum situs dipakai.

Cara Install WordPress - Tiga Jalur dan Pengaturan Awal yang Wajib

Yang Perlu Disiapkan Dulu

Sebelum memasang WordPress, Anda butuh tiga hal: domain, hosting, dan sertifikat keamanan. Sertifikatnya biasanya sudah termasuk di paket hosting dan tinggal diaktifkan.

Satu hal yang layak diperiksa sebelum mulai: versi PHP di hosting Anda. Versi yang sudah lewat masa dukungan tidak lagi menerima tambalan keamanan, dan lebih mudah diganti sekarang daripada setelah situs berisi.

Tiga Jalur Pemasangan

1. Lewat panel hosting (paling umum)

Hampir semua penyedia hosting menyediakan pemasang otomatis. Ini jalur yang dipakai sebagian besar orang, dan paling kecil kemungkinan salahnya.

  1. Masuk ke panel hosting Anda.
  2. Cari menu pemasang aplikasi atau installer WordPress.
  3. Pilih domain tujuannya, dan pastikan alamatnya berawalan https.
  4. Isi nama situs, nama pengguna admin, dan kata sandi.
  5. Jalankan pemasangan, lalu buka alamat panel administrasinya.

Jangan pakai nama pengguna admin. Itu nama pertama yang dicoba pemindai otomatis.

2. Manual

Dipakai kalau hosting Anda tidak menyediakan pemasang, atau Anda ingin kendali penuh.

  1. Unduh berkas WordPress dari situs resminya.
  2. Buat basis data baru beserta penggunanya di panel hosting, dan catat datanya.
  3. Unggah berkas ke folder utama domain.
  4. Buka alamat domainnya — WordPress akan menuntun mengisi data basis data.
  5. Selesaikan pengisian data situs dan admin.

3. Di komputer sendiri

Untuk mencoba atau mengembangkan sebelum dipublikasikan. Butuh perangkat lunak server lokal. Situsnya hanya bisa dibuka dari komputer Anda — untuk dipublikasikan, isinya perlu dipindahkan ke hosting.

Tujuh Pengaturan Awal yang Wajib

Bagian ini yang paling sering dilewati, dan beberapa di antaranya sulit diperbaiki belakangan:

  1. Pastikan situs tidak disembunyikan dari mesin pencari. Ada pengaturan yang mencegah pengindeksan — biasa dipakai saat masih dibangun, dan sering lupa dimatikan setelah terbit. Ini penyebab nomor satu situs baru tidak muncul di pencarian.
  2. Atur struktur alamat halaman. Pilih format yang memakai nama tulisan, bukan angka. Ubah ini sebelum menerbitkan apa pun — mengubahnya setelah banyak halaman terbit menuntut pemasangan pengalihan.
  3. Tentukan alamat utama — dengan www atau tanpa, pilih satu dan konsisten.
  4. Aktifkan HTTPS dan pastikan seluruh alamat memakainya.
  5. Hapus tema dan plugin bawaan yang tidak dipakai. Yang tidak aktif pun tetap ada berkasnya di server.
  6. Atur zona waktu dan format tanggal.
  7. Isi judul dan slogan situs dengan yang sebenarnya, bukan teks bawaan.

Setelah Terpasang

Empat hal yang layak dikerjakan di hari pertama:

  • Pasang cadangan otomatis, dan coba pulihkan sekali untuk memastikan berfungsi.
  • Pasang pengamanan dasar — pembatas percobaan masuk dan verifikasi dua langkah untuk akun admin.
  • Pasang pelacakan sebelum situs ramai, supaya ada pembanding nanti.
  • Catat semua akses — hosting, domain, admin WordPress, dan basis data.

Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Lupa mematikan pengaturan yang menyembunyikan situs dari mesin pencari.
  • Memakai admin sebagai nama pengguna.
  • Kata sandi yang lemah untuk akun yang bisa mengubah seluruh situs.
  • Memasang banyak plugin sekaligus sebelum tahu mana yang benar-benar dibutuhkan.
  • Mengubah struktur alamat setelah puluhan halaman terbit, tanpa memasang pengalihan.

FAQ

Berapa lama memasang WordPress?

Lima sampai lima belas menit lewat panel hosting. Yang memakan waktu setelahnya adalah memilih tema dan mengisi kontennya.

Apakah WordPress gratis?

Perangkat lunaknya gratis. Yang berbayar adalah domain, hosting, dan sering tema atau plugin premium.

Apa bedanya WordPress yang dipasang sendiri dengan layanan berlangganan?

Yang dipasang sendiri memberi kendali penuh dan datanya milik Anda, dengan konsekuensi Anda yang merawatnya. Layanan berlangganan mengurus teknisnya, dengan kebebasan yang lebih terbatas.

Sebelum memilih jalur itu, bandingkan Blogspot dan WordPress dari sisi kepemilikan, pengelolaan, dan kebutuhan bisnis. Kalau situsnya sudah ada dan hanya perlu berpindah tempat, yang dibutuhkan bukan pemasangan baru melainkan migrasi ke hosting baru.

Setelah terpasang, urusan berikutnya adalah tampilan — dan itu ditentukan tema WordPress yang dipilih. Kalau situsnya sudah berjalan, pekerjaan berikutnya justru mempromosikannya, bukan menambah fitur.