Skip to main content

Riset Kata Kunci Kawasan di Jogja: Malioboro, Prawirotaman, Jakal, dan "Dekat UGM"

•
• 6 menit

Orang di Jogja mencari dengan nama kawasan, kampus, jalan, dan patokan, bukan nama kecamatan. Cara mengumpulkan kata kunci kawasan dan memutuskan mana yang layak jadi halaman.

Riset Kata Kunci Kawasan di Jogja: Malioboro, Prawirotaman, Jakal, dan "Dekat UGM"

Kenapa Kata Kunci Kawasan di Jogja Perlu Diriset Sendiri

Orang di Jogja mencari dengan nama kawasan, kampus, jalan, dan patokan yang dikenal warga, sehingga daftar nama kecamatan hampir tidak pernah cukup sebagai dasar riset. Pencari menulis “kos dekat UGM”, “penginapan Prawirotaman”, atau “laundry Jakal”, bukan “laundry Kecamatan Ngaglik”. Karakter pasar ini diuraikan di karakter pasar Jogja. Tulisan ini membahas cara mengerjakannya.

Riset ini paling berguna untuk usaha yang pembelinya mencari berdasarkan lokasi: penginapan, kos, kuliner, laundry, rental, dan kursus.

Empat Jenis Nama Tempat yang Dipakai Pencari

Satu lokasi di Jogja bisa dicari dengan empat cara berbeda, dan setiap cara membawa niat yang sedikit berbeda.

  1. Nama kawasan. Malioboro, Prawirotaman, Seturan, Babarsari, Condongcatur. Nama kawasan sering tidak sama dengan batas administratif mana pun.
  2. Nama kampus. “Dekat UGM”, “dekat UNY”, “dekat UII”. Paling banyak dipakai untuk kos, makanan, fotokopi, dan laundry.
  3. Nama jalan dan singkatannya. Jalan Kaliurang sering ditulis “Jakal”, dan Jalan Affandi masih lebih dikenal dengan nama lamanya, Gejayan. Nama seperti ini hanya dikenal warga, dan justru itu yang dicari warga.
  4. Patokan. Tugu, stasiun, bandara, atau pusat perbelanjaan. Wisatawan lebih sering memakai patokan karena belum mengenal nama kawasan.

Satu jebakan yang khas: “Kaliurang” bisa berarti kawasan wisata di lereng Merapi, bisa juga Jalan Kaliurang yang memanjang dari kota ke utara. Pencarian “penginapan Kaliurang” dan “kos Jakal” menyasar dua tempat yang berjauhan. Periksa hasil pencarian untuk setiap nama sebelum memakainya.

Sumber Kata Kunci yang Paling Jujur

  • Search Console. Kueri yang sudah membawa tayangan ke website Anda, termasuk nama kawasan yang tidak pernah Anda tulis. Ini sumber paling akurat untuk website yang sudah berjalan, dan cara membacanya ada di riset kata kunci.
  • Laporan performa Google Business Profile. Profil menampilkan kata yang dipakai orang untuk menemukan usaha Anda di Maps dan Penelusuran.
  • Saran pencarian dan pertanyaan terkait. Ketik nama layanan lalu nama kawasan, lalu catat saran yang muncul. Lakukan dari mode penyamaran supaya riwayat pencarian tidak memengaruhi saran.
  • Percakapan dengan pelanggan. Kalimat yang dipakai pelanggan saat bertanya lewat chat, misalnya “yang dekat stasiun ada?”, adalah kata kunci dalam bentuk paling asli.

Alat riset berbayar membantu memperkirakan volume, tetapi untuk kata kunci kawasan yang sempit, angkanya sering kosong atau tidak akurat. Sumber di atas lebih bisa dipegang.

Memutuskan Mana yang Layak Jadi Halaman

Satu kawasan layak dijadikan halaman atau bagian tersendiri hanya kalau Anda punya isi yang benar-benar berbeda untuk kawasan itu.

  • Layak jadi halaman kalau ada perbedaan nyata: jarak dan rute dari kawasan itu, layanan antar khusus, harga atau jam yang berbeda, atau cabang yang memang ada di sana.
  • Cukup jadi bagian di halaman yang sudah ada kalau perbedaannya hanya satu dua kalimat, misalnya menyebut bahwa lokasi Anda sepuluh menit dari kampus tertentu.
  • Tidak layak dibuat kalau isinya hanya mengganti nama kawasan di halaman yang sama. Google menyebut halaman semacam itu sebagai doorway page, dan kebijakan spamnya melarang praktik tersebut.

Halaman per kawasan juga tidak menggantikan profil Google Maps. Untuk pencarian dengan niat lokasi yang kuat, hasil peta sering tampil lebih dulu, jadi pekerjaan di profil tetap perlu berjalan bersamaan, seperti dibahas di Google Business Profile untuk usaha di Jogja.

Contoh Penerapan per Jenis Usaha

  • Penginapan. Kawasan wisata dan patokan, seperti Prawirotaman, Malioboro, atau dekat stasiun, karena tamu memilih lokasi sebelum memilih penginapan. Penerapannya di website hotel dan penginapan Jogja.
  • Kos dan kontrakan. Nama kampus dan kawasan mahasiswa, seperti dekat UGM, Seturan, atau Babarsari.
  • Kuliner. Nama kawasan ditambah kebutuhan, seperti gudeg dekat Malioboro atau sarapan Jakal, seperti pada website jualan gudeg Jogja.
  • Kursus. Kawasan sekolah dan kampus, karena orang tua mempertimbangkan jarak antar-jemput.

Catat kata kunci kawasan dalam satu daftar, lalu tandai mana yang sudah punya halaman, mana yang cukup disebut di halaman lain, dan mana yang tidak relevan dengan usaha Anda. Daftar itu menjadi acuan setiap kali menambah halaman baru.