Skip to main content

Google Business Profile untuk Usaha di Jogja: Alamat, Area Layanan, Kategori, dan Ulasan

•
• 6 menit

Hal yang khas saat mengelola Google Business Profile untuk usaha di Jogja: alamat lintas kabupaten, area layanan, kategori, ulasan dari wisatawan dan mahasiswa, dan jam musiman.

Google Business Profile untuk Usaha di Jogja: Alamat, Area Layanan, Kategori, dan Ulasan

Yang Khas dari Google Business Profile Usaha Jogja

Untuk usaha di Jogja, tiga bagian Google Business Profile paling sering salah diisi: alamat dan area layanan yang melintasi kabupaten, kategori yang tidak mengikuti cara orang mencari, dan ulasan dari pembeli yang terus berganti. Langkah dasar seperti klaim profil dan melengkapi isian sudah dibahas di local SEO untuk bisnis di Jogja. Tulisan ini membahas bagian yang berbeda karena kotanya.

Google menyebut tiga hal yang menentukan urutan hasil lokal: relevansi profil dengan pencarian, jarak dari pencari, dan seberapa dikenal usahanya. Ketiga bagian di bawah menyentuh ketiganya.

Alamat dan Area Layanan Lintas Kabupaten

Orang menyebut hampir seluruh wilayah di sekitar kota sebagai “Jogja”, tetapi alamat di profil harus mengikuti wilayah administratif yang sebenarnya.

Usaha di Condongcatur, Seturan, atau Pogung secara administratif berada di Kabupaten Sleman. Usaha di sekitar Jalan Parangtritis bagian selatan berada di Bantul. Tulis alamat sesuai kenyataan, termasuk kecamatan dan kabupatennya. Kata “Jogja” tidak perlu dipaksakan ke alamat atau ke nama usaha, karena menambah kata kunci ke nama usaha melanggar ketentuan Google dan berisiko membuat profil ditangguhkan.

Untuk usaha yang mendatangi pelanggan, seperti jasa servis, katering, atau fotografer, profilnya bisa diatur sebagai usaha dengan area layanan:

  • Sembunyikan alamat kalau pelanggan tidak datang ke tempat Anda.
  • Pilih area layanan yang benar-benar dilayani, misalnya Kota Yogyakarta, Sleman, dan Bantul. Google membatasi jumlah area yang bisa dipilih, jadi pilih yang nyata, bukan sebanyak mungkin.
  • Jangan membuat profil kedua dengan alamat lain untuk menjangkau kabupaten sebelah. Profil hanya boleh dibuat untuk lokasi yang benar-benar ditempati dan beroperasi.

Area layanan tidak membuat profil muncul di seluruh wilayah itu. Jarak tetap dihitung dari lokasi usaha, jadi usaha di Sleman utara akan lebih sulit muncul untuk pencari di Bantul selatan, berapa pun area yang dipilih.

Kategori yang Mengikuti Cara Orang Mencari

Kategori utama adalah salah satu penentu terkuat kapan profil ditampilkan, dan pilihannya sering terlalu umum.

Pilih kategori utama yang paling spesifik dan paling menggambarkan sumber pendapatan terbesar. Penginapan kecil lebih tepat memakai kategori seperti homestay atau guest house daripada kategori hotel yang lebih umum, kalau memang itu bentuknya. Usaha oleh-oleh bakpia lebih tepat memakai kategori toko kue atau toko oleh-oleh daripada kategori toko serba ada.

Kategori tambahan dipakai untuk layanan lain yang memang dijalankan, bukan untuk menjangkau kata kunci yang tidak relevan. Cara paling sederhana untuk memeriksanya: cari jenis usaha Anda di Google Maps dari lokasi pelanggan, lalu lihat kategori yang dipakai profil di urutan atas.

Ulasan dari Pembeli yang Terus Berganti

Pasar Jogja berganti terus: mahasiswa datang dan lulus, wisatawan datang sekali lalu pulang. Akibatnya, ulasan harus diminta terus-menerus, bukan dikumpulkan sekali.

  • Minta saat pembeli masih di tempat. Wisatawan jarang membuka pesan permintaan ulasan setelah pulang ke kotanya. Kode QR di meja kasir atau di kamar lebih efektif daripada pesan seminggu kemudian.
  • Balas dengan bahasa yang dipakai pengulas. Usaha wisata di Jogja menerima ulasan dalam bahasa Indonesia, Inggris, dan bahasa lain. Balasan dalam bahasa yang sama dibaca calon tamu dari negara yang sama.
  • Jangan memberi imbalan untuk ulasan. Diskon atau hadiah sebagai syarat menulis ulasan melanggar kebijakan Google, dan ulasan yang tidak wajar bisa dihapus.
  • Balas ulasan buruk dengan tenang dan spesifik. Calon pembeli membaca cara Anda menanggapi, bukan hanya angkanya.

Pola musim juga terlihat di ulasan. Ulasan cenderung menumpuk di musim liburan dan sepi di luar itu, jadi kebiasaan meminta ulasan perlu tetap berjalan di bulan-bulan yang sepi.

Jam Buka dan Musim

Profil menyediakan jam khusus untuk tanggal tertentu. Pakai fitur itu untuk Lebaran, libur panjang, dan hari besar, supaya pembeli tidak datang ke tempat yang tutup. Profil yang jam bukanya salah menghasilkan ulasan buruk yang sebenarnya bisa dicegah.

Untuk usaha yang belum yakin apakah profil saja sudah cukup atau perlu website juga, pertimbangannya ada di cukup Google Maps atau perlu website. Penjelasan umum fitur profil ada di Google Business Profile.