Skip to main content

Tim Internal, Freelancer, atau Agency: Siapa yang Sebaiknya Mengerjakan SEO Bisnis Anda

•

Membandingkan tiga cara mengerjakan SEO bisnis, yaitu tim internal, freelancer, dan agency: kapan masing-masing masuk akal, biaya yang sebenarnya, dan risiko yang sering terlewat.

Tim Internal, Freelancer, atau Agency: Siapa yang Sebaiknya Mengerjakan SEO Bisnis Anda

Tiga Cara Mengerjakan SEO

Tidak ada satu bentuk yang paling baik: tim internal unggul untuk pekerjaan yang menempel pada produk, freelancer cocok untuk pekerjaan yang batasnya jelas, dan agency masuk akal saat pekerjaannya menuntut beberapa keahlian sekaligus. Pertanyaan yang lebih berguna bukan “mana yang terbaik”, melainkan pekerjaan apa yang sebenarnya perlu dikerjakan di website Anda.

SEO terdiri dari beberapa jenis pekerjaan yang jarang dikuasai satu orang dengan sama baiknya: perbaikan teknis, penulisan dan penataan konten, analisis data, dan membangun reputasi website di luar situs. Bentuk kerja yang tepat adalah yang paling sesuai dengan porsi keempatnya di bisnis Anda.

Tim Internal

Tim internal paling masuk akal ketika konten terbit terus, produknya sering berubah, dan pengetahuan tentang produk lebih sulit dicari daripada pengetahuan SEO. Toko dengan katalog yang berganti tiap minggu atau perusahaan dengan banyak halaman layanan termasuk contohnya.

Yang sering keliru adalah perhitungannya. Gaji bukan satu-satunya biaya:

  • Alat berbayar. Riset kata kunci dan pemeriksaan teknis yang serius hampir selalu butuh langganan.
  • Waktu belajar. SEO berubah mengikuti cara Google bekerja, dan orang yang bekerja sendirian tidak punya rekan untuk bertukar temuan.
  • Ketergantungan pada satu orang. Kalau orang itu pindah, pengetahuan tentang website ikut pergi, kecuali pekerjaannya terdokumentasi.

Kesalahan yang paling sering terjadi adalah merekrut satu orang lalu berharap ia mengerjakan teknis, konten, analisis, dan tautan sekaligus. Hasilnya biasanya satu bagian dikerjakan baik, tiga lainnya tertinggal.

Freelancer

Freelancer cocok untuk pekerjaan berbatas: audit menyeluruh, migrasi website, perbaikan teknis tertentu, atau sejumlah halaman yang perlu ditulis ulang. Ruang lingkupnya bisa ditulis di awal, dan setelah selesai memang selesai.

Risikonya ada pada kapasitas dan kesinambungan. Freelancer yang menangani banyak klien bisa lambat saat Anda butuh perbaikan cepat, dan pekerjaan berkelanjutan berhenti kalau ia berhenti. Sebelum mulai, pastikan dua hal tertulis: siapa yang memegang akun Search Console dan Analytics, dan dokumentasi apa yang Anda terima di akhir pekerjaan.

Agency

Agency masuk akal ketika persaingan kata kuncinya ketat, pekerjaannya butuh beberapa keahlian sekaligus, dan Anda membutuhkan proses serta laporan yang berjalan tanpa harus mengelola orangnya satu per satu.

Kelemahan agency ada di sisi yang tidak terlihat dari luar. Akun bisa ditangani orang yang berbeda dari yang presentasi di awal, dan pekerjaannya bisa disamaratakan untuk semua klien. Karena itu yang perlu dinilai adalah siapa yang mengerjakan dan bagaimana mereka bekerja, bukan hanya portofolionya. Daftar pertanyaan yang perlu diajukan sebelum memilih agency membantu menguji itu, dan cara membaca bukti yang mereka tunjukkan ada di cara menilai kredibilitas penyedia SEO.

Sebagai gambaran bentuk kerja agency, cakupan program SEO bulanan Roofel ditulis terbuka per bulan, sehingga bisa dibandingkan langsung dengan beban kerja yang harus dipikul tim internal.

Campuran yang Sering Paling Masuk Akal

Banyak bisnis paling diuntungkan oleh campuran: tim internal memegang konten dan pengetahuan produk, pihak luar mengerjakan bagian teknis dan analisis yang jarang dibutuhkan setiap hari.

Polanya juga bisa bergantian menurut waktu. Satu proyek di awal untuk membereskan pekerjaan besar, seperti audit dan perbaikan struktur, lalu dilanjutkan pendampingan bulanan yang lebih ringan. Bentuk penagihan untuk tiap pola, beserta faktor yang membuat angkanya berbeda, diuraikan di model penagihan dan faktor biayanya.

Apa pun campurannya, sepakati sejak awal siapa memutuskan apa. Konflik paling umum terjadi saat dua pihak sama-sama mengubah halaman yang sama tanpa saling tahu.

Yang Harus Tetap di Tangan Anda

Siapa pun yang mengerjakan, akun dan datanya harus tetap atas nama bisnis Anda. Search Console, Analytics, profil bisnis Google, domain, dan hosting termasuk di dalamnya. Ini yang paling mahal kalau terlewat, karena baru terasa saat kerja sama berakhir.

Cara menilai pekerjaannya juga sama untuk ketiga bentuk:

  • Ukuran hasil yang disepakati di depan. Kunjungan organik, permintaan yang masuk, dan conversion rate, bukan hanya posisi kata kunci.
  • Kondisi tautan dari luar situs. Perkembangan backlink profile menunjukkan apakah reputasi website dibangun dengan cara yang aman.
  • Kebiasaan memantau. Monitoring SEO yang rutin membedakan pekerjaan yang dievaluasi dari pekerjaan yang sekadar dijalankan.
  • Harapan waktu yang wajar. Waktu hasil SEO bergantung pada kondisi awal website dan ketatnya persaingan, jadi penilaian di bulan pertama hampir selalu terlalu dini.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah bisa mulai dengan freelancer lalu pindah ke agency? Bisa, dan cukup umum. Syaratnya dokumentasi dan akses akun tidak tertinggal di pihak sebelumnya, supaya pihak berikutnya tidak memulai dari nol.

Kalau sudah memakai agency, apakah tetap perlu orang internal? Perlu, minimal satu orang yang memegang keputusan dan memahami produk. Agency bisa mengerjakan banyak hal, tetapi tidak bisa menebak informasi bisnis yang hanya diketahui orang dalam.

Mana yang paling murah? Tergantung ruang lingkupnya. Freelancer terlihat paling murah untuk pekerjaan sempit, tim internal terasa paling mahal di tahun pertama, dan agency berada di antaranya. Yang lebih penting dibandingkan adalah keluaran per bulan, bukan angka totalnya.