Cara Melakukan Riset Target Audiens | Roofel

Yuda Prima Jasa
Cara Melakukan Riset Target Audiens

Riset audiens target adalah langkah penting sebelum melakukan riset kata kunci, karena membantu memahami siapa yang akan mencari dan menggunakan produk atau layanan Anda.


Checklist Riset Target Audience

Riset audiens target adalah langkah penting sebelum melakukan riset kata kunci, karena membantu memahami siapa yang akan mencari dan menggunakan produk atau layanan Anda. Dengan mengenal audiens Anda, Anda dapat memilih kata kunci yang relevan dan menciptakan konten yang menarik dan berguna bagi mereka. Berikut adalah langkah-langkah yang saya ambil sebagai SEO Specialist untuk melakukan riset audiens target sebelum riset kata kunci:

1. Analisis Produk atau Layanan

Langkah:

  • Pahami Produk/Layanan: Pelajari produk atau layanan yang ditawarkan. Apa kelebihan dan fitur uniknya? Bagaimana produk atau layanan tersebut menyelesaikan masalah pengguna?
  • Identifikasi Manfaat: Tentukan manfaat utama bagi pengguna. Apakah lebih hemat biaya, meningkatkan efisiensi, atau menyediakan solusi yang belum ada?

Tujuan:

Mengetahui produk/layanan secara mendalam untuk memahami apa yang menarik bagi audiens target.

  1. Definisikan Profil Audiens

Langkah:

  • Segmentasi Demografis: Tentukan faktor demografis seperti usia, jenis kelamin, lokasi geografis, pendapatan, dan tingkat pendidikan.
  • Segmentasi Psikografis: Identifikasi minat, hobi, nilai, gaya hidup, dan preferensi pribadi audiens.
  • Perilaku Pengguna: Analisis bagaimana audiens berinteraksi dengan produk/layanan serupa. Apa kebiasaan belanja mereka? Bagaimana mereka mencari informasi?

Tujuan:

Membuat profil audiens yang komprehensif untuk memahami siapa yang mungkin tertarik dengan produk/layanan.

3. Identifikasi Pain Points dan Kebutuhan

Langkah:

  • Survei dan Wawancara: Lakukan survei atau wawancara dengan pelanggan saat ini dan calon pelanggan untuk memahami tantangan dan masalah mereka.
  • Analisis Ulasan: Tinjau ulasan produk atau layanan serupa di situs seperti Google Reviews, Amazon, atau media sosial untuk mengidentifikasi pain points umum.

Tujuan:

Memahami masalah dan kebutuhan audiens yang dapat diatasi oleh produk atau layanan Anda.

4. Analisis Data Pelanggan yang Ada

Langkah:

  • Google Analytics: Gunakan Google Analytics untuk menganalisis data pengunjung saat ini. Periksa demografi, lokasi, dan perilaku pengunjung.
  • CRM dan Database Pelanggan: Tinjau data pelanggan dari CRM atau database perusahaan untuk mengetahui pola pembelian dan preferensi pelanggan.

Tujuan:

Menyediakan wawasan tentang siapa yang sudah tertarik pada produk/layanan Anda dan bagaimana mereka berinteraksi dengan situs Anda.

5. Penelitian Kompetitor

Langkah:

  • Analisis Situs Kompetitor: Teliti situs web kompetitor dan identifikasi siapa target audiens mereka berdasarkan konten, gaya pemasaran, dan komunikasi mereka.
  • Analisis Media Sosial: Periksa aktivitas media sosial kompetitor untuk melihat siapa yang berinteraksi dengan konten mereka dan bagaimana audiens merespons.

Tujuan:

Memahami bagaimana kompetitor menargetkan audiens mereka dan melihat peluang yang mungkin belum mereka eksplorasi.

6. Persona Pembeli (Buyer Personas)

Langkah:

  • Pembuatan Persona: Buat persona pembeli berdasarkan data yang dikumpulkan. Sertakan detail seperti nama fiktif, latar belakang, motivasi, tujuan, dan pain points.
  • Sketsa Scenarios: Buat skenario atau cerita tentang bagaimana persona ini akan mencari dan menggunakan produk/layanan Anda.

Contoh Persona:

  • Nama: Budi, 35 tahun
  • Pekerjaan: Pemilik bisnis kecil
  • Pain Point: Kesulitan dalam mendapatkan pelanggan melalui pencarian online.
  • Tujuan: Ingin meningkatkan visibilitas online dan menarik lebih banyak pelanggan lokal.

Tujuan:

Memvisualisasikan audiens target dan bagaimana mereka berinteraksi dengan produk/layanan Anda.

7. Observasi dan Partisipasi di Komunitas

Langkah:

  • Forum dan Grup Online: Bergabung dengan forum, grup media sosial, atau komunitas online tempat audiens target berkumpul. Amati diskusi dan pertanyaan mereka.
  • Acara dan Webinar: Hadiri acara atau webinar industri untuk berinteraksi langsung dengan audiens target dan mendengarkan kekhawatiran dan kebutuhan mereka.

Tujuan:

Mendapatkan wawasan langsung dari interaksi audiens dan melihat masalah serta topik yang sering mereka diskusikan.

8. Evaluasi Perilaku Pencarian

Langkah:

  • Penelitian Keyword Seed: Gunakan alat seperti Google Suggest dan People Also Ask untuk melihat bagaimana audiens mencari produk/layanan serupa.
  • Analisis Hasil Pencarian: Lihat hasil pencarian untuk kata kunci terkait dan analisis jenis konten apa yang muncul. Ini membantu memahami apa yang dianggap Google relevan bagi audiens tersebut.

Tujuan:

Memahami kata kunci awal yang digunakan audiens untuk menemukan informasi tentang produk/layanan.

9. Identifikasi Channel Pemasaran

Langkah:

  • Saluran Digital: Tentukan di mana audiens target paling aktif secara online. Apakah di media sosial, blog, forum, atau email?
  • Metode Offline: Identifikasi apakah ada strategi pemasaran offline yang relevan seperti acara, pameran, atau lokakarya.

Tujuan:

Memahami di mana audiens Anda mencari dan mengonsumsi informasi untuk merencanakan strategi pemasaran yang lebih efektif.

10. Riset Tambahan untuk Keputusan Pemasaran

Langkah:

  • Survei Kebutuhan: Lakukan survei untuk mendapatkan masukan langsung dari audiens tentang apa yang mereka cari dalam produk/layanan seperti milik Anda.
  • Pengujian A/B: Uji berbagai versi konten atau penawaran untuk melihat mana yang paling menarik bagi audiens target.

Tujuan:

Menggunakan data tambahan untuk menginformasikan strategi pemasaran dan penargetan kata kunci.

Kesimpulan

Riset audiens target adalah langkah yang penting untuk memahami siapa yang Anda targetkan dengan produk atau layanan Anda. Proses ini melibatkan berbagai metode pengumpulan data dan analisis untuk menciptakan profil audiens yang komprehensif.

Dengan pemahaman yang baik tentang audiens, Anda dapat memilih kata kunci yang lebih relevan dan menciptakan strategi konten yang tepat sasaran.

Berikut adalah langkah-langkah ringkas yang diambil untuk riset audiens target sebelum riset kata kunci:

  • Analisis Produk/Layanan: Pahami manfaat dan keunikan produk.
  • Definisikan Profil Audiens: Tentukan demografi, psikografi, dan perilaku.
  • Identifikasi Pain Points: Temukan masalah dan kebutuhan utama audiens.
  • Analisis Data Pelanggan: Gunakan data dari Google Analytics dan CRM.
  • Penelitian Kompetitor: Pelajari target audiens kompetitor.
  • Buat Persona Pembeli: Visualisasikan audiens melalui persona.
  • Observasi Komunitas: Amati forum dan grup online.
  • Evaluasi Perilaku Pencarian: Analisis pola pencarian audiens.
  • Identifikasi Channel Pemasaran: Tentukan di mana audiens aktif.
  • Riset Tambahan: Lakukan survei dan pengujian untuk validasi.