- Deep linking adalah praktik mengarahkan tautan ke halaman yang berada di lapisan dalam situs, bukan ke beranda atau halaman kategori.
- Istilah ini punya dua arti yang berbeda. Dalam SEO artinya tautan ke halaman dalam; dalam pengembangan aplikasi artinya tautan yang membuka layar tertentu di dalam aplikasi. Artikel ini membahas yang pertama.
- Manfaat utamanya: halaman dalam yang biasanya terabaikan mendapat otoritas dan jalur penemuan.
- Berlaku untuk tautan internal maupun backlink. Yang internal lebih mudah dikerjakan karena sepenuhnya Anda kendalikan.
Apa Itu Deep Linking
Deep linking adalah praktik mengarahkan tautan ke halaman yang berada di lapisan dalam sebuah situs — halaman produk, artikel, atau layanan spesifik — bukan ke beranda.
Sebelum lanjut, satu hal perlu diluruskan. Istilah “deep link” dipakai di dua bidang dengan arti berbeda. Dalam pengembangan aplikasi, deep link berarti tautan yang membuka layar tertentu di dalam sebuah aplikasi. Dalam SEO, artinya seperti yang dijelaskan di atas. Keduanya tidak berhubungan, dan pencarian tentang istilah ini sering tercampur.
Lawan dari deep link adalah tautan ke beranda. Dulu banyak orang menautkan ke beranda karena dianggap paling aman. Masalahnya, otoritas yang mendarat di beranda harus melewati beberapa lapisan sebelum sampai ke halaman yang sebenarnya butuh.
Kenapa Halaman Dalam Sering Terabaikan
Ada pola yang berulang di hampir semua situs.
Beranda mendapat paling banyak tautan, baik dari luar maupun dari dalam. Halaman kategori mendapat cukup. Halaman di lapisan ketiga ke bawah — artikel lama, halaman produk spesifik, halaman layanan turunan — sering hanya ditunjuk dari satu tempat, atau tidak sama sekali.
Padahal justru halaman-halaman inilah yang biasanya menjawab pencarian paling spesifik, dan pencarian paling spesifik biasanya punya niat beli paling matang.
Deep linking adalah cara memperbaiki ketimpangan ini dengan sengaja.
Manfaatnya
- Otoritas mendarat lebih dekat ke tujuan. Tautan langsung ke halaman yang dituju tidak perlu melewati lapisan perantara.
- Halaman dalam lebih sering dirayapi. Halaman yang ditunjuk dari banyak tempat dikunjungi crawler lebih sering.
- Kedalaman berkurang. Halaman yang tadinya butuh lima klik dari beranda bisa turun jadi dua.
- Konteksnya lebih tajam. Tautan ke halaman spesifik bisa memakai anchor text yang spesifik pula, sesuatu yang tidak mungkin dilakukan untuk beranda.
- Halaman lama hidup kembali. Artikel dua tahun lalu yang masih relevan bisa dinaikkan kembali tanpa menulis ulang.
Cara Memilih Halaman yang Layak Didorong
Tidak semua halaman dalam pantas mendapat perlakuan ini. Yang layak biasanya memenuhi beberapa dari kriteria berikut:
- Punya nilai bisnis nyata — halaman layanan, halaman produk, atau artikel yang mengarah ke sana.
- Sudah muncul di hasil pencarian tapi belum di posisi atas. Halaman di peringkat menengah biasanya paling responsif terhadap tambahan tautan internal.
- Isinya sudah cukup baik. Menambah tautan ke halaman tipis tidak memperbaiki apa pun.
- Tautan masuknya sedikit. Halaman yang sudah ditunjuk dari dua puluh tempat tidak butuh tambahan sebanyak halaman yang ditunjuk dari satu tempat.
Buat daftar lima sampai sepuluh halaman saja untuk satu periode kerja. Mendorong lima puluh halaman sekaligus sama saja dengan tidak mendorong apa pun.
Langkah Menjalankannya
- Daftar halaman target, beserta jumlah tautan masuk yang dimilikinya sekarang.
- Cari halaman sumber yang topiknya relevan. Cara paling cepat: cari di situs Anda sendiri untuk kata kunci halaman target, dan lihat halaman apa saja yang muncul.
- Utamakan halaman sumber yang sudah kuat. Artikel lama yang sudah punya trafik menyalurkan lebih banyak nilai daripada artikel yang baru terbit kemarin.
- Pasang tautan di dalam badan tulisan, bukan di blok bawah. Tautan dengan konteks di sekitarnya lebih bernilai.
- Variasikan anchor text. Beberapa versi yang berbeda-beda lebih wajar daripada satu frasa yang diulang di semua tempat.
- Sebar sumbernya. Sepuluh tautan dari sepuluh halaman berbeda lebih berguna daripada sepuluh tautan dari satu halaman.
- Catat tanggal pemasangan, supaya perubahan setelahnya bisa dinilai.
Mengukur Hasilnya
Yang perlu dilihat, dalam urutan ini:
- Apakah halamannya lebih sering dirayapi. Ini biasanya bergerak paling dulu.
- Apakah posisinya bergeser untuk kata kunci yang jadi sasarannya.
- Apakah trafiknya naik.
- Apakah tindakan yang diharapkan bertambah — kontak, pembelian, pendaftaran.
Beri jeda beberapa minggu sebelum menilai. Efek tautan internal tidak muncul dalam hitungan hari, dan menilai terlalu cepat sering berakhir dengan membongkar sesuatu yang sebenarnya sedang bekerja.
Kesalahan yang Sering Terjadi
- Menautkan dari halaman yang topiknya tidak nyambung hanya karena butuh tambahan tautan. Terbaca dipaksakan oleh pembaca maupun mesin.
- Memakai anchor text yang persis sama di semua tempat. Pola seragam adalah ciri tautan yang dipasang massal.
- Menaruh semua tautan di satu halaman. Sumber yang beragam jauh lebih berarti daripada jumlahnya.
- Mendorong halaman yang isinya belum layak. Tautan mengarahkan orang ke sana; kalau isinya mengecewakan, hasilnya justru negatif.
- Berhenti setelah sekali pasang. Halaman target butuh ditinjau ulang setiap kali ada artikel baru yang relevan.
Pertanyaan Umum
Berapa banyak tautan internal yang dibutuhkan satu halaman?
Tidak ada angka bakunya. Yang lebih berguna adalah membandingkan: kalau halaman sejenis di situs Anda punya sepuluh tautan masuk dan halaman target cuma satu, ketimpangan itu yang perlu dikejar.
Apakah deep linking juga berlaku untuk backlink?
Berlaku, dan bahkan lebih berharga. Tapi jauh lebih sulit karena bergantung pada keputusan orang lain. Karena itu deep linking internal biasanya dikerjakan lebih dulu.
Apakah beranda jadi lebih lemah kalau otoritasnya dialirkan ke halaman dalam?
Tidak dalam arti yang perlu dikhawatirkan. Beranda hampir selalu jadi halaman dengan tautan masuk terbanyak. Menyalurkan sebagian ke halaman yang butuh justru membuat seluruh situs bekerja lebih merata.
Berapa lama sampai terlihat hasilnya?
Umumnya beberapa minggu sampai beberapa bulan, tergantung seberapa sering situs Anda dirayapi dan seberapa ketat persaingan kata kuncinya.
Pemilihan target deep link sebaiknya mengikuti pemahaman tentang link equity, bukan sekadar halaman yang ingin didorong. Gunakan internal link scoring untuk menentukan prioritas, lalu ukur distribusi tautan internal agar hasilnya tidak hanya berdasarkan perasaan.