- Link equity adalah nilai yang mengalir dari satu halaman ke halaman lain lewat tautan. Sebagian orang menyebutnya “link juice”.
- Dasarnya adalah PageRank, algoritma yang dikonfirmasi Google masih dipakai sampai sekarang meskipun angkanya tidak lagi ditampilkan ke publik sejak 2016.
- Nilai yang dialirkan terbagi ke seluruh tautan di halaman itu — semakin banyak tautan, semakin kecil bagian masing-masing.
- Tidak ada alat yang bisa menampilkan angka sebenarnya. Metrik pihak ketiga adalah perkiraan, bukan data Google.
Apa Itu Link Equity
Link equity adalah nilai atau otoritas yang mengalir dari satu halaman ke halaman lain melalui tautan.
Istilah lain yang dipakai untuk hal yang sama adalah “link juice”. Keduanya bukan istilah resmi Google — keduanya sebutan praktisi untuk menggambarkan sesuatu yang mekanismenya nyata.
Yang nyata itu adalah PageRank: algoritma yang menilai sebuah halaman berdasarkan tautan yang mengarah kepadanya, dengan bobot yang bergantung pada nilai halaman pengirimnya. Halaman yang ditautkan dari halaman bernilai tinggi mendapat lebih banyak daripada halaman yang ditautkan dari halaman biasa.
Angka PageRank pernah ditampilkan terbuka lewat toolbar Google, tapi dihentikan sekitar tahun 2016. Yang berhenti adalah tampilannya, bukan algoritmanya — perwakilan Google menyatakan PageRank tetap dipakai sebagai salah satu dari ratusan sinyal peringkat.
Bagaimana Nilai Itu Mengalir
Ada beberapa hal yang menentukan seberapa besar nilai yang sampai ke halaman tujuan.
Nilai halaman pengirim. Tautan dari halaman yang sendiri kuat mengirimkan lebih banyak daripada tautan dari halaman yang lemah. Ini alasan menautkan dari artikel lama yang sudah punya trafik lebih berguna daripada menautkan dari artikel yang baru terbit.
Jumlah tautan di halaman pengirim. Nilai yang tersedia terbagi ke seluruh tautan di halaman itu. Halaman dengan lima tautan mengirim porsi yang lebih besar per tautan dibanding halaman dengan lima puluh tautan.
Jarak dari sumber. Nilai menyusut setiap kali melewati satu lompatan. Halaman yang empat lompatan dari beranda menerima jauh lebih sedikit daripada halaman yang satu lompatan.
Apakah tautannya bisa dirayapi. Tautan yang tidak berupa elemen <a> dengan atribut href tidak mengalirkan apa pun, karena memang tidak terbaca sebagai tautan.
Perlu ditegaskan: penjelasan di atas adalah model penyederhanaan. Google memakai variannya sendiri yang detailnya tidak dipublikasikan, dan banyak sinyal lain ikut bekerja. Model ini berguna untuk mengambil keputusan, bukan untuk menghitung angka.
Kenapa Ini Penting untuk Tautan Internal
Pada backlink, Anda tidak mengendalikan siapa menautkan ke mana. Pada tautan internal, Anda mengendalikan semuanya.
Artinya seluruh nilai yang masuk ke situs Anda — dari backlink, dari beranda, dari halaman mana pun yang kuat — bisa Anda arahkan. Situs yang tautan internalnya acak membiarkan nilai itu tersebar tanpa tujuan. Situs yang tautannya dirancang menyalurkannya ke halaman yang memang perlu didorong.
Ini yang membuat penataan tautan internal sering memberi hasil pada situs yang backlinknya sudah lumayan tapi halaman dalamnya tidak pernah naik.
Cara Mengarahkan Link Equity
- Tentukan halaman prioritas. Biasanya halaman layanan dan beberapa halaman utama tiap topik. Tanpa daftar ini, tidak ada yang bisa diarahkan.
- Cari halaman terkuat di situs Anda — yang trafiknya paling tinggi atau backlinknya paling banyak. Ini titik keberangkatan yang paling berharga.
- Pasang tautan dari halaman kuat ke halaman prioritas, di dalam badan tulisan, dengan konteks yang wajar.
- Kurangi tautan yang tidak perlu di halaman kuat itu. Setiap tautan tambahan memperkecil porsi yang lain. Tautan ke halaman kebijakan privasi di badan artikel tidak memberi manfaat apa pun.
- Pendekkan jarak halaman prioritas dari beranda. Setiap lompatan yang bisa dihilangkan menaikkan porsi yang sampai.
- Perbaiki tautan mati. Tautan ke halaman yang sudah dihapus membuang nilai sepenuhnya.
- Periksa rantai pengalihan. Pengalihan berlapis menyusutkan nilai yang sampai di ujungnya, sekaligus memperlambat perayapan.
Apa yang Tidak Berlaku Lagi
Beberapa praktik yang dulu populer sekarang tidak bekerja, atau tidak pernah bekerja sebaik yang dikira.
Mengatur aliran dengan nofollow di tautan internal. Dulu dipakai untuk “menghemat” nilai dengan menandai tautan yang tidak penting. Cara ini sudah lama tidak bekerja seperti yang dibayangkan. Kalau sebuah halaman tidak layak ditautkan, jangan ditautkan sama sekali.
Mengejar angka dari alat pihak ketiga. Metrik seperti skor otoritas dari berbagai alat SEO adalah perkiraan yang dibuat masing-masing penyedia dengan datanya sendiri. Berguna untuk membandingkan halaman dalam satu situs, tapi bukan angka yang dipakai Google.
Menyembunyikan tautan dari crawler. Selain tidak berguna, ini masuk wilayah yang berisiko.
Kesalahan yang Sering Terjadi
- Menautkan semua halaman ke satu halaman saja. Halaman itu jadi kuat, sisanya jadi datar, dan strukturnya tidak terbaca.
- Menaruh terlalu banyak tautan di halaman terkuat. Justru di halaman inilah setiap tautan tambahan paling terasa mengurangi porsi yang lain.
- Membiarkan halaman penting berada jauh di dalam. Kedalaman lima klik dari beranda hampir selalu berarti halaman itu tidak akan naik.
- Menghitung terlalu detail. Menghabiskan waktu memperkirakan aliran nilai per halaman jarang sepadan. Perbaikan struktural yang jelas hampir selalu memberi hasil lebih besar.
Pertanyaan Umum
Apakah link juice dan link equity berbeda?
Sama. Keduanya sebutan tidak resmi untuk nilai yang mengalir lewat tautan. “Link equity” lebih sering dipakai dalam tulisan yang formal.
Bisakah saya melihat angka link equity halaman saya?
Tidak ada angka resmi yang bisa dilihat. Google berhenti menampilkan PageRank ke publik sekitar 2016. Yang tersedia sekarang adalah perkiraan dari alat pihak ketiga, dan angka tiap alat berbeda-beda.
Apakah tautan di footer mengalirkan nilai?
Mengalirkan, tapi biasanya kecil, karena footer berisi banyak tautan sehingga porsinya terbagi, dan karena tautan yang muncul identik di semua halaman punya bobot berbeda dari tautan kontekstual.
Apakah menambah tautan keluar ke situs lain mengurangi nilai halaman saya?
Secara model, ya — nilai terbagi ke semua tautan termasuk yang keluar. Tapi menahan tautan keluar demi menghemat nilai bukan praktik yang sehat. Tautan ke sumber yang relevan adalah bagian dari tulisan yang baik.
Nilai ini paling terasa ketika diarahkan ke halaman dalam yang memang perlu didorong; praktiknya dibahas di deep linking untuk page authority. Untuk menata pembagiannya di seluruh situs, lanjutkan dengan distribusi link juice dan kerangka dasar internal linking.