::key-takeaways
- Engagement adalah tingkat keterlibatan atau interaksi seseorang dengan konten, merek, atau pekerjaannya.
- Di media sosial, engagement terlihat dari suka, komentar, bagikan, simpan, dan klik.
- Engagement rate dihitung dari total interaksi dibagi reach atau jumlah pengikut, dikali 100%.
- Engagement naik ketika konten memancing percakapan dan brand ikut menjawab, bukan hanya mengunggah. ::
Pengertian Engagement
Engagement adalah tingkat keterlibatan atau interaksi seseorang dengan sesuatu, misalnya konten, merek, atau pekerjaannya. Dalam pemasaran digital, engagement berarti seberapa aktif audiens merespons konten dan brand, bukan sekadar melihatnya.
Kata engagement dalam bahasa Indonesia biasanya diterjemahkan sebagai keterlibatan. Jadi, “peningkatan engagement” artinya audiens makin banyak berinteraksi, misalnya lebih banyak berkomentar, membagikan, atau menyimpan konten.
Engagement juga menjadi langkah setelah brand awareness. Orang yang sudah mengenal merek baru mungkin terlibat dengannya.
Jenis Engagement dalam Pemasaran
Dalam pemasaran, engagement biasanya dibagi menjadi tiga: engagement media sosial, customer engagement, dan brand engagement. Ketiganya saling berkaitan, tetapi diukur dengan cara berbeda.
- Engagement media sosial. Interaksi dengan unggahan: suka, komentar, bagikan, simpan, mention, dan klik tautan. Jenis ini paling sering dimaksud saat orang membicarakan engagement IG atau engagement TikTok.
- Customer engagement. Keterlibatan pelanggan sepanjang hubungannya dengan bisnis, dari pembelian ulang, ulasan, sampai kesediaan merekomendasikan. Ukurannya antara lain Net Promoter Score (NPS) dan tingkat pelanggan yang berhenti membeli.
- Brand engagement. Ikatan emosional audiens dengan merek, yang terlihat dari loyalitas dan kesediaan membela atau merekomendasikan merek tersebut.
Di luar pemasaran, istilah employee engagement dipakai di bidang SDM untuk menggambarkan keterlibatan karyawan dengan pekerjaan dan perusahaannya. Konteksnya berbeda, meski kata dasarnya sama.
Cara Mengukur Engagement
Engagement di media sosial diukur dengan engagement rate, yaitu total interaksi dibagi reach atau jumlah pengikut, lalu dikali 100%. Total interaksi adalah gabungan suka, komentar, bagikan, dan simpan pada satu unggahan atau satu periode.
Contohnya, unggahan dengan 2.000 reach dan 100 interaksi punya engagement rate 5% berdasarkan reach. Rumus berbasis reach lebih adil untuk membandingkan unggahan, sedangkan rumus berbasis pengikut lebih mudah dipakai untuk membandingkan akun. Pilih satu rumus dan pakai terus agar angkanya bisa dibandingkan dari bulan ke bulan.
Klik tautan diukur terpisah sebagai CTR. Penjelasan metrik lainnya, seperti reach dan impressions, ada di social media analytics dan metrics.
Manfaat Engagement yang Tinggi
Engagement yang tinggi memperluas jangkauan konten, membangun kepercayaan, dan memberi masukan langsung dari audiens.
- Jangkauan lebih luas. Platform media sosial cenderung menampilkan konten yang banyak direspons ke lebih banyak orang.
- Kepercayaan. Akun yang ramai percakapan terlihat lebih hidup dan lebih meyakinkan bagi calon pembeli.
- Masukan gratis. Komentar dan pesan menunjukkan pertanyaan, keberatan, dan kebutuhan audiens yang bisa dijadikan bahan konten atau perbaikan produk.
- Peluang konversi. Audiens yang sering berinteraksi lebih mungkin mengklik tautan dan bertanya soal produk.
Cara Meningkatkan Engagement di Media Sosial
Engagement naik ketika konten memancing respons, brand ikut menjawab, dan hasilnya dievaluasi secara rutin. Langkah berikut bisa dijalankan di platform mana pun.
- Buat konten yang relevan. Topik diambil dari masalah dan pertanyaan audiens. Jenis konten yang biasanya paling direspons dibahas di jenis konten yang diminati target audience.
- Ajak bicara. Akhiri unggahan dengan pertanyaan yang mudah dijawab, lalu balas komentar yang masuk. Percakapan dua arah ini yang membuat audiens kembali. Pengelolaannya dibahas di community management.
- Pakai fitur interaktif. Polling, kuis, kotak pertanyaan, dan siaran langsung memberi audiens cara mudah untuk ikut terlibat.
- Kolaborasi dengan kreator. Konten bersama kreator yang audiensnya relevan memperkenalkan akun ke orang baru. Pertimbangannya ada di influencer marketing.
- Unggah secara konsisten dan evaluasi. Lihat unggahan mana yang paling banyak dikomentari dan disimpan, lalu buat lebih banyak konten dengan pola serupa. Caranya ada di cara menganalisis data social media.
Giveaway memang cepat menaikkan angka interaksi, tetapi perlu hati-hati. Peserta yang datang hanya demi hadiah sering bukan calon pembeli, sehingga engagement terlihat tinggi tanpa diikuti penjualan. Engagement yang berguna adalah interaksi dari orang yang memang termasuk target audiens.