Katering adalah salah satu ide usaha kuliner di Jogja yang nilai per pesanannya paling besar. Pembelinya tidak memesan secara spontan, tetapi sekali cocok, mereka kembali untuk acara berikutnya.
Peluang Usaha Katering di Jogja
Peluang usaha katering di Jogja datang dari empat sumber pesanan: kantor dan instansi, kampus, hajatan, dan makan harian. Keempatnya punya pola berbeda, sehingga katering yang berhasil biasanya memilih satu atau dua sumber sebagai fokus, bukan melayani semuanya sekaligus.
- Kantor dan instansi. Pesanan rapat, pelatihan, dan acara rutin. Jumlahnya menengah, butuh penawaran tertulis dan kuitansi resmi, dan sering berulang tiap bulan.
- Kampus dan organisasi mahasiswa. Seminar, ospek, dan acara wisuda. Jumlahnya besar dengan anggaran ketat, dan keputusannya diambil panitia.
- Hajatan. Pernikahan, syukuran, dan pengajian. Nilainya terbesar, tetapi pembeli paling lama membandingkan.
- Makan harian. Rantangan untuk keluarga, pekerja, atau penghuni kos. Nilai per porsi kecil, tetapi berulang setiap hari dan paling stabil.
Jenis Katering yang Bisa Dimulai
Jenis katering paling ringan untuk dimulai adalah nasi kotak dan snack box, karena peralatannya sederhana dan porsinya mudah dihitung. Jenis lain menuntut modal dan tenaga yang lebih besar:
- Nasi kotak dan snack box. Cocok untuk pesanan kantor, kampus, dan pengajian. Bisa dimulai dari dapur rumah.
- Katering harian atau rantangan. Menu berganti tiap hari dengan langganan mingguan atau bulanan. Menuntut perencanaan belanja yang rapi.
- Prasmanan acara. Butuh peralatan saji, tenaga pelayan, dan kendaraan angkut. Biasanya diambil setelah usaha punya pelanggan tetap.
- Katering sehat atau diet. Pasarnya lebih sempit tetapi harga per porsinya lebih tinggi, dan pembelinya cenderung berlangganan.
Kesalahan yang paling sering terjadi adalah langsung mengambil prasmanan pernikahan sebelum sistem dapurnya teruji di pesanan kecil.
Modal dan Izin yang Perlu Disiapkan
Modal katering terbagi dua: peralatan dapur untuk produksi jumlah besar, dan modal kerja untuk belanja bahan sebelum pembayaran lunas. Komponen kedua ini yang paling sering membuat katering kecil kehabisan napas, karena bahan dibeli di depan sementara pelunasan baru masuk setelah acara.
- Peralatan. Kompor dan panci berkapasitas besar, wadah saji, alat kemas, dan lemari pendingin.
- Modal kerja. Belanja bahan untuk pesanan pertama. Uang muka dari pemesan membantu menutup bagian ini.
- Izin. NIB lewat OSS sebagai dasar. Untuk jasa boga, ada sertifikat laik higiene sanitasi dari dinas kesehatan setempat, dan sertifikat halal yang kewajibannya diberlakukan bertahap. Pesanan instansi sering mensyaratkan dokumen seperti ini.
Langkah Memulai dari Dapur Rumah
- Pilih satu jenis pesanan dulu, misalnya nasi kotak untuk rapat dan pengajian. Fokus ini membuat belanja, menu, dan harga lebih mudah dikendalikan.
- Hitung harga pokok per porsi dari bahan, kemasan, gas, dan tenaga, lalu tentukan harga jual dengan margin yang masuk akal. Harga yang hanya meniru pesaing sering ternyata rugi di porsi tertentu.
- Tetapkan minimum pesanan dan uang muka. Dua aturan ini melindungi modal kerja dan menyaring penanya yang tidak serius.
- Uji ke jaringan sendiri. Kantor tempat kenalan bekerja, pengurus masjid, atau panitia acara kampus adalah pembeli pertama yang paling mudah dijangkau.
- Foto porsi yang sebenarnya di setiap pesanan. Pemesan katering paling takut hasilnya tidak sesuai gambar, dan foto asli adalah bukti terkuat yang bisa Anda tunjukkan.
Cara Mendapat Pesanan Rutin
Pesanan rutin katering hampir selalu dimulai dari satu orang yang ditugasi mencari vendor. Orang ini membuka Google, membandingkan tiga atau empat katering, lalu menghubungi yang paling jelas menu dan harganya.
Profil bisnis di Google menangkap pencarian vendor di sekitar lokasi acara. Klaim profilnya, cantumkan alamat dapur, dan unggah foto porsi asli. Dasarnya dijelaskan di local SEO, dan langkah pengaturannya di optimasi Google Business Profile.
Yang membedakan katering yang dapat pesanan dari pencarian dengan yang hanya mengandalkan media sosial adalah halaman paket. Panitia yang ditugasi mencari vendor butuh melihat harga per porsi, minimum pesanan, area antar, dan cara memesan tanpa harus bertanya dulu. Katalog paket sederhana dengan tombol WhatsApp sudah cukup, dan bisa dikerjakan lewat pembuatan website untuk usaha di Jogja. Halaman terpisah untuk katering rapat, katering hajatan, dan katering harian bekerja lebih baik daripada satu halaman untuk semuanya, karena ketiganya dicari dengan kata yang berbeda.
Untuk pesanan kantor, kirim penawaran tertulis berisi paket, harga, dan ketentuan pembayaran. Banyak katering kecil kehilangan pesanan instansi bukan karena rasa, tetapi karena tidak bisa memberi penawaran resmi dan kuitansi.
Saat halaman paket sudah lengkap tetapi pesanan dari pencarian belum masuk, atau Anda ingin bersaing di kata kunci yang diperebutkan banyak vendor, pendekatannya bisa dibicarakan dengan SEO agency Jogja. Pesanan acara untuk kue dan jajanan pasar punya pola serupa, dibahas di peluang usaha jajanan tradisional.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah katering bisa dimulai dari rumah?
Bisa, terutama untuk nasi kotak dan rantangan. Yang perlu dijaga adalah kebersihan dapur, ruang penyimpanan bahan, dan kapasitas memasak yang sesuai jumlah pesanan.
Apakah harga perlu ditampilkan terbuka?
Sebaiknya ya, minimal dalam bentuk harga mulai dari per paket. Menyembunyikan harga jarang membuat orang bertanya, lebih sering membuat mereka pindah ke katering yang mencantumkannya.
Berapa uang muka yang wajar?
Tidak ada patokan baku, tetapi uang muka sebaiknya cukup untuk menutup belanja bahan pesanan itu. Tulis ketentuannya di awal, termasuk batas pembatalan.