Skip to main content

KPI Internal Linking: Metrik dan Measurement

• 7 menit

Angka apa saja yang layak dipantau berkala untuk menilai kesehatan tautan internal, cara menetapkan baseline, dan seberapa sering perlu ditinjau.

KPI Internal Linking: Metrik dan Measurement
  • KPI internal linking adalah sekumpulan angka yang dipantau berkala untuk mengetahui apakah kondisi tautan situs membaik atau memburuk.
  • Bedanya dengan audit: audit dilakukan sekali untuk menemukan masalah; KPI dipantau terus untuk mengetahui arah perubahan.
  • Empat KPI inti sudah cukup untuk kebanyakan situs — jumlah orphan page, rata-rata kedalaman, jumlah tautan mati, dan rasio halaman dengan tautan kontekstual.
  • Baseline wajib dicatat sebelum mengubah apa pun. Tanpa itu, tidak ada yang bisa dibandingkan.

Kenapa Perlu KPI, Bukan Sekadar Audit

KPI internal linking adalah sekumpulan angka yang dipantau berkala untuk mengetahui apakah kondisi tautan di situs Anda membaik, tetap, atau memburuk.

Audit menjawab “apa yang salah sekarang”. KPI menjawab “apakah keadaannya membaik sejak terakhir kali diperiksa”. Keduanya dibutuhkan, tapi yang kedua sering dilewati.

Kondisi tautan internal punya sifat yang membuatnya mudah memburuk tanpa disadari. Setiap artikel baru menambah halaman yang belum tentu ditautkan siapa pun. Setiap halaman yang dihapus meninggalkan tautan mati. Setiap perubahan struktur menggeser kedalaman halaman lain. Tanpa angka yang dipantau, penurunan ini baru ketahuan setelah menumpuk setahun.

Empat KPI Inti

Untuk kebanyakan situs, empat angka ini sudah cukup.

Jumlah halaman tanpa tautan masuk

Halaman yang tidak ditunjuk halaman lain mana pun. Google menyatakan setiap halaman yang Anda anggap penting sebaiknya punya tautan dari setidaknya satu halaman lain di situs Anda — jadi angka ini idealnya nol untuk halaman yang memang penting.

Arah yang diinginkan: turun, dan tetap di nol.

Rata-rata kedalaman halaman dari beranda

Berapa klik rata-rata dari beranda ke sebuah halaman. Angka yang naik terus biasanya berarti konten baru terus ditumpuk tanpa jalur masuk yang diperbaiki.

Arah yang diinginkan: turun atau stabil.

Jumlah tautan internal mati

Tautan yang mengarah ke halaman yang sudah tidak ada. Selain mengganggu pembaca, tautan semacam ini membuang nilai yang seharusnya mengalir.

Arah yang diinginkan: nol.

Rasio halaman yang punya tautan kontekstual

Berapa persen halaman yang punya setidaknya satu tautan di dalam badan tulisan, bukan cuma tautan dari menu dan template. Ini KPI yang paling jarang dipakai, padahal paling menggambarkan apakah tautan benar-benar dikerjakan atau cuma hasil template.

Arah yang diinginkan: naik.

KPI Tambahan untuk Situs Besar

  • Sebaran tautan masuk per kelompok topik. Menemukan kelompok yang tertinggal jauh dari kelompok lain.
  • Jumlah halaman dengan kedalaman empat ke atas. Lebih tajam daripada rata-rata, karena rata-rata bisa menyembunyikan ekor yang panjang.
  • Jumlah rantai pengalihan. Pengalihan berlapis menyusutkan nilai di ujungnya.
  • Frekuensi perayapan halaman prioritas. Biasanya bergerak lebih dulu daripada peringkat.

Cara Menetapkan Baseline

Ini langkah yang paling sering dilewati, dan paling menentukan.

  1. Kumpulkan keempat angka sebelum mengubah apa pun. Kalau situs sudah terlanjur diubah, mulai baseline dari sekarang — lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.
  2. Catat tanggal dan cara pengumpulannya. Alat apa, pengaturan apa, halaman apa saja yang dimasukkan.
  3. Pakai cara yang sama persis setiap kali. Mengganti alat di tengah jalan membuat perbandingannya batal.
  4. Simpan di satu tempat yang tetap — satu lembar kerja sederhana sudah cukup.
  5. Catat juga pekerjaan yang dilakukan beserta tanggalnya, supaya perubahan angka bisa dikaitkan dengan penyebabnya.

Seberapa Sering Ditinjau

  • Situs yang jarang menambah konten: sekali per kuartal.
  • Situs yang menerbitkan rutin: sebulan sekali.
  • Setelah perubahan besar — migrasi, perubahan struktur URL, penghapusan banyak halaman: segera, lalu ulangi sebulan kemudian.

Meninjau lebih sering dari itu jarang berguna. Perubahan tautan internal butuh waktu untuk berdampak, dan angka yang dilihat setiap minggu cenderung memancing kesimpulan yang terlalu cepat.

Yang Sebaiknya Tidak Dijadikan KPI

  • Jumlah total tautan internal. Angka ini bisa naik terus tanpa perbaikan apa pun — cukup tambah menu.
  • Skor otoritas dari alat pihak ketiga. Angka perkiraan penyedia alat, bukan data Google, dan cara hitungnya bisa berubah sewaktu-waktu tanpa ada yang berubah di situs Anda.
  • Peringkat satu kata kunci. Terlalu banyak faktor lain ikut bermain untuk dipakai menilai pekerjaan tautan.
  • Jumlah tautan per halaman sebagai target. Menargetkan angka mendorong pemasangan tautan yang tidak perlu.

Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Memantau tanpa baseline. Angka tanpa pembanding tidak memberi tahu apa-apa.
  • Mengganti alat di tengah jalan. Tiap alat menghitung dengan caranya sendiri; angkanya tidak setara.
  • Terlalu banyak KPI. Belasan angka yang dipantau berujung pada tidak ada yang benar-benar diperhatikan.
  • Mencampur perubahan tautan dengan perubahan lain di waktu yang sama, lalu tidak bisa menjelaskan apa yang menyebabkan apa.
  • Menilai terlalu cepat. Beri jeda beberapa minggu sebelum menyimpulkan.

Pertanyaan Umum

Apakah KPI ini perlu dilaporkan ke klien?

Yang paling mudah dipahami biasanya jumlah orphan page dan jumlah tautan mati, karena keduanya jelas arah baiknya. Rata-rata kedalaman butuh penjelasan tambahan.

KPI memantau kondisi situs dari waktu ke waktu; scoring menilai halaman untuk menentukan urutan pengerjaan. Yang satu menjawab “apakah membaik”, yang satu menjawab “mulai dari mana”.

Berapa lama sampai KPI bergerak setelah perbaikan?

Angka yang Anda hitung sendiri — orphan page, kedalaman, tautan mati — berubah segera setelah pekerjaan selesai. Angka yang bergantung pada Google, seperti frekuensi perayapan, butuh beberapa minggu.

Apakah situs kecil perlu KPI?

Untuk situs di bawah lima puluh halaman, pemeriksaan berkala tanpa KPI formal biasanya cukup. Yang penting tetap sama: pastikan tidak ada halaman tanpa tautan masuk dan tidak ada tautan mati.

Dua kondisi itu dijelaskan lebih rinci dalam panduan orphan page dan broken internal link. Untuk menetapkan baseline yang bisa dipantau, mulai dari pengukuran distribusi tautan internal.